Breaking News:

BWSS VI Jambi Lanjutkan Revitalisasi Danau Sipin, Bangun Bronjong Sepanjang 600 Meter

Kementrian PUPR melalui Balai Wilayah Sungai Sumatera VI tahun ini kembali melanjutkan Pekerjaan Revitalisasi Danau Sipin.

Tribunjambi/Ade Setyawati
Penarik perahu di Danau Sipin mulai sumringah setelah Pemkot Jambi menerapkan relaksasi ekonomi di tengah pandemi corona. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) VI tahun ini kembali melanjutkan Pekerjaan Revitalisasi Danau Sipin Kota Jambi.

Kepala BWSS VI Nurfajri melalui Kepala SNVT Pelaksana Jaringan Sumber Air (PJSA) Andri Aypel ST MT mengatakan, ini adalah pekerjaan lanjutan untuk mengamankan garis danau/tepi danau dari abrasi. Sebagai upaya konservasi danau dan melestarikan sumber air seperti yang telah dilaksanakan sebelumnya.

Pekerjaan yang dilaksanakan adalah pekerjaan bronjong yang akan dibangun tahun ini kurang lebih sepanjang 600 Meter. Dengan dana yang tersedia sebesar Rp 9 Miliar. 

Tak Hanya PDIP, Partai Ini Dikabarkan Bakal Merapat dan Dukung Mulyani di Pilkada Tanjab Barat

Saksi Ahli Terangkan Kesalahan Proyek Pengerjaan Auditorium UIN STS Jambi

"Rencana lokasinya diseberang Cafe Hallo Sapa,"  ujarnya, Senin (20/7/2020).

Dijelaskan Andri, awalnya ada rencana pengerukan lumpur / sedimen di Danau Sipin, untuk pengembangan  jalur track untuk Olahraga Dayung. Dikarenakan dananya dipangkas untuk Covid-19, jadi saat ini hanya cukup untuk pekerjaan bronjong saja, untuk pengamanan garis /tepi Danau agar tidak tergerus/longsor. 

"Jadi kita aman kan dulu lah supaya ada perkuatan untuk garis/tepi danau sehingga masyarakat bisa memanfaatkan untuk membuat usaha wisata di sana," sebutnya. 

Pekerjaan ini ditarget selesai pada Desember 2020 mendatang. Saat ini masih dalam proses persiapan penanda tanaganan kontrak untuk dilaksanakan. "Mudah-mudahan pekerjaan lancar," sambungnya.

Sedangkan untuk kegiatan pengendali banjir Kota Jambi, saat ini masih menunggu program dana hibah dari Loan JICA dari Jepang kurang lebih sebesar Rp170 Miliar.

Anggaran Rp 170 Miliar itu akan digunakan untuk pekerjaan drainase di 8 anak sungai yg ada di Kota Jambi. Serta pembangunan pintu air di kawasan Danau Sipin dan pekerjaan tanggul di Sungai Batanghari.

Hasil Uji Swab Negatif Covid-19, Tiga Warga Kerinci Diizinkan Pulang

Sopir di Jambi Nyambi Jadi Kurir Sabu, Ditangkap Saat Akan Transaksi di Hotel

Itupun menurutnya, sampai saat ini masih menunggu pembahasan di pusat. Rencana pelaksanaan akan dimulai  dilaksanakan tahun 2021 mendatang. dengan skema multiyears. "Karena wabah corona ini semua berdampak, semoga tahun depan kembali normal," pungkasnya.
 

Penulis: Zulkifli
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved