HEBOH! Bocah 10 Tahun Mampu Mencuri Uang Rp 197 Juta di Bank Dalam Waktu 30 Detik Saja
Heboh Seorang bocah 10 tahun di Madhya Pradeh, India mencuri uang hingga Rp 197 juta dalam waktu 30 detik.
TRIBUNJAMBI.COM, INDIA - Heboh Seorang bocah 10 tahun di Madhya Pradeh, India mencuri uang hingga Rp 197 juta dalam waktu 30 detik.
Aksi itu terjadi di sebuah bank di kawasan Distrik Jawad, pukul 11.00 waktu setempat di mana saat itu merupakan jam sibuk bank.
Dilansir Gulf News Rabu (15/7/2020), anak itu masuk ke dalam ruang kasir di saat nasabah tengah mengantre dan melakukan aksinya.
Sembari bersembunyi di bawah meja, dia mengambil beberapa uang. Hanya dalam 30 detik, dia mengambil 1 juta rupee, atau Rp 197 juta.
• Harga Honda Civic Bekas 2020 Kini Rp 100 Juta
• BPS: Tingkat Ketimpangan Pengeluaran Penduduk Jambi Turun 0,004 Poin
• VIRAL - 6 Remaja di Semarang Beli Bensin Ogah Bayar, Saat Dikejar Malah Keluarkan Pedang
"Anak 10 tahun mencuri 10 lakh (Rp 197 juta) dalam 30 detik!" kata akun Twitter bernama Anurag Dwary sembar membagikan rekaman CCTV.
Berdasarkan laporan media India, begitu anak itu melangkah keluar bank, alarm berbunyi sehingga penjaga segera mengejarnya.
Polisi yang mendapat laporan kemudian menemukan bocah itu diperintahkan seorang pria yang sempat berada di dalam bank dan mengantre.
Begitu melihat petugas kasir pergi ke ruangan lain, pria tersebut memberi sinyal kepada si anak, yang dengan sigap masuk dan beraksi.
Kepolisian Distrik Jawad menerangkan, rekaman CCTV memperlihatkan pria dan bocah itu keluar dari bank dan berjalan ke arah berlawanan.
• Hasil MotoGP 2020 Spanyol, Marc Marquez Crash, Fabio Quartararo Sukses Raih Podium Pertama
• Ramalan Zodiak Senin 20 Juli 2020, Virgo Dapat Goncangan, Leo Keuangan Stabil Meningkat
• Bacaan Niat dan Tata Cara Puasa Senin Kamis Lengkap dengan Keutamaan Mengerjakannya
"Sejumlah orang yang tengah berada di jalan maupun petugas keamanan bank kami panggil untuk dimintai keterangan," jelas polisi.
Penegak hukum berspekulasi, kemungkinan geng kriminal sudah mengintai bank tersebut selama beberapa hari, dan menyuruh anak kecil melakukan kejahatan.
Maling Mencuri demi Makan Gratis
Kasus pencurian di lokasi berbeda yakni di Semarang dilakukan Handoko (35), warga RT 7 RW 3 Dusun Gondang Desa Lopait Kecamatan Tuntang..
Ternyata ia merupakan pelaku pencurian sepeda motor (Curanmor) spesialis warung makan, diringkus Polsek Semarang Tengah.
Aksinya terungkap bermula saat makan nasi di angkringan namun tidak membayar.
• Harga Mobil Bekas Daihatsu Ayla, Sigra, Toyota Calya, Ayla, Suzuki Karimun, Honda Brio, Datsun Go
• Punya Banyak Mantan Pacar Cantik, Kenapa Ariel Noah Betah Menduda? 12 Tahun Jadi Duda Satu Anak
• Kecantikan Istri Teguh Prakosa yang Selisih Umur 26 Tahun, Penggembira dan Ramah Senyum
Trik yang digunakan Handoko terlihat garang. Yakni mengaku sebagai anggota TNI dan menunjukan senjata api jenis softgun.
Kapolsek Semarang Tengah melalui Kanit Reskrim, Iptu Deni Eko Prasetyo mengatakan, sebelumnya Handoko sempat diamankan Polsek Semarang Utara.
Pasalnya, tersangka makan tidak mau bayar di angkringan di kawasan Kota Lama, Kamis (16/7/2020) malam.
Berhubung lokasi kejadian di Semarang Tengah, pelaku digelandang ke Polsek Semarang Tengah.
Hasil pengembangan sementara ternyata pelaku melakukan serangkaian pencurian sepeda motor yang dilakukan di beberapa wilayah di Kota Semarang.
"Total ada lima korban dengan sasaran pedagang warung makan, modusnya mengaku anggota TNI dengan modal softgun," jelasnya kepada Tribunjateng.com, Jumat (17/7/2020).
Kejadiannya Kamis (28/5/2020) sekira pukul 13.30 WIB.
Korban Djariyah (41) warga Banbankerep Kecamatan Mijen Semarang.
Kerugian satu unit sepeda motor merk Honda Beat warna hitam.
Tersangka mencuri motor dengan cara mencari kelengahan korban.
Saat korban sedang di dapur tersangka mengambil kunci sepeda motor yang ditaruh di atas etalase.
"Sepeda motor yang diparkir di samping warung langsung dibawa tersangka."
"Sepeda motor itu dijual kepada petugas penjaga kamar mandi SPBU di Kota Semarang," terangnya.
Menurut Iptu Deni, selain kejahatan tersebut Handoko juga melakukan kejahatan lain.
Di antaranya membawa kabur tiga sepeda motor dengan modus meminjam.
Kejadian pertama di Medoho Semarang.
Lalu di depan swalayan ADA Majapahit Semarang dengan korban seorang ojek online.
Kemudian pelaku juga beraksi di Solo, korban seorang penjual sate.
Pelaku juga pernah mengambil dompet penjual angkringan Ketileng Semarang.
"Tentu kasus tersangka masih terus kami kembangkan sehingga tidak menutup kemungkinan ada kasus lain," katanya.
Dari tersangka polisi mengamankan senjata api jenis softgun dengan dua peluru.
Tersangka mengaku senjata tersebut dibeli seharga Rp.500 ribu dari seseorang di Kabupaten Demak. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Ngaku Tentara agar Makan di Warung Tak Bayar Ternyata Pencuri Sepeda Motor Spesialis Warung Makan, https://jateng.tribunnews.com/2020/07/18/ngaku-tentara-agar-makan-di-warung-tak-bayar-ternyata-pencuri-sepeda-motor-spesialis-warung-makan?page=all
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bocah Ini Curi Rp 197 Juta dalam Waktu 30 Detik"