Pendamping SAD Meninggal di Kamar Mandi
Polisi: Pendamping SAD Tewas Bukan Karena Dibunuh
Warga Dusun Dwi Karya Bakti (DKB) dihebohkan dengan penemuan mayat pendamping Suku Anak Dalam (SAD) tanpa busana di kamar mandi.
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Teguh Suprayitno
TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Warga Dusun Dwi Karya Bakti (DKB) dihebohkan dengan penemuan mayat pendamping Suku Anak Dalam (SAD) tanpa busana di kamar mandi balai pertemuan, Jumat (17/7/2020).
Diketahui, mayat tersebut merupakan pendamping dari Pundi Sumatera atas nama Fitra (26) yang mendampingi warga SAD di Dusun Dwi Karya Bhakti, Kecamatan Pelepat, Kabupaten Bungo.
Saat dikonfirmasi, Rio Dwi Karya Bhakti, Supriyanto menyebutkan mayat pertama kali ditemukan oleh warga SAD yang berada disekitar tempat tinggal korban sekira pukul 13.00 WIB.
Atas penemuan tersebut, pihaknya telah melaporkannya kepada pihak Polsek Pelepat untuk melakukan penyelidikan.
• Gegerkan Warga, Pendamping SAD di Bungo Ditemukan Tewas Tanpa Busana
• 4 Pencuri Sawit Tak Berkutik Saat Dibekuk Satreskrim Polres Muarojambi
AKP Suhendry, Kapolsek Pelepat mengungkapkan korban pertama ditemukan oleh warga sekitar pukul 13.00 WIB.
Kapolsek mengatakan dugaan sementara korban tewas bukan karena dibunuh. Karena, pada jasad korban tidak terlihat adanya tanda kekerasan.
"Motif belum tahu, ini lagi di kamar mayat. Dugaan sementara karena sakit. Karena tidak terlihat tanda kekerasan," ujarnya melalui sambungan telepon. (Tribunjambi.com/ Darwin Sijabat)