unik
Komet Neowise Lewati 5000 Tahun, Jangan Kelewatan Ya
Komet Neowise tidak akan kembali mendekati Bumi dalam waktu 6.800 tahun
Astronom amatir Marufin Sudibyo menjelaskan, peristiwa langka penampakan komet Neowise ini bisa disaksikan setelah melewati titik perihelionnya dan keluar dari medan pandang satelit pengamat matahari SOHO.
Komet Neowise ini punya kesempatan sebentar, yaitu sekitar seminggu untuk muncul di langit fajar, sebelum matahari terbit.
Wilayah yang Bisa Melihat Komet Neowise
Dituturkan pak Marufin, kawasan yang paling baik untuk bisa melihat komet Neowise ini cuma kawasan subtropis.
Khususnya lintang tinggi seperti Eropa dan Amerika di hemisfer utara, serta Selandia Baru dan Australia selatan di hemisfer selatan.
"Pada kawasan tersebut, komet sudah mulai bisa dilihat sejak tiga jam sebelum matahari terbit," tuturnya.
Sebaliknya, kawasan yang termasuk wilayah tropis atau berada pada lintang rendah atau ekuator tidak berkesempatan menyaksikan komet ini karena kedudukannya yang terlalu rendah terhadap horizon.
Dengan demikian, saat komet Neowise sudah punya ketinggian cukup, lokasinya segera diliputi cahaya fajar atau twilight yang lebih benderang ketimbang komet.
"Jadi komet tidak bisa dilihat," ujarnya.
Bagaimana dengan Indonesia?
Nah, tidak perlu khawatir, teman-teman.
Untuk wilayah Indonesia, peristiwa langka komet Neowise ini bisa kamu saksikan mulai tanggal 20 Juli 2020 setelah matahari terbenam.
Komet ini akan ada di langit barat laut.
Komet ini bisa disaksikan setelah matahari terbenam, karena diperkirakan sudah lebih redup atau saat estimasi magnitudonya +3 sampai +4.
Artinya, komet mudah dilihat dengan teleskop kecil, tetapi relatif sulit dilihat dengan mata tanpa alat bantu optik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/kemunculan-komet-neowise-di-5-juli-2020.jpg)