Minggu, 10 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Tanjab Barat

Keretakan Internal Golkar Semakin Mencuat Setelah Abdul Jalil Diusung Jadi Pendamping Cici Halimah

Ini disampaikan oleh Ketua DPD II Golkar Tanjabbbar, Faisal Alwi saat dikonfirmasi tribunjambi.com, Kamis (16/7/2020).

Tayang:
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
IST
Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Tanjabbar, Faisal Alwi 

TRIBUNJAMBI.COM, KUALATUNGKAL - Aroma keretakan internal Partai Golkar semakin mencuat.

Terlebih setelah DPD I Golkar Provinsi Jambi menetapkan Abdul Jalil sebagai pasangan calon dari Cici Halimah untuk Pilkada Tanjabbar.

Padahal sebelumnya DPD II Golkar Tanjabbar mengusung Faisal Alwi sebagai pendamping Cici Halimah.

Ini disampaikan oleh Ketua DPD II Golkar Tanjabbbar, Faisal Alwi saat dikonfirmasi tribunjambi.com, Kamis (16/7/2020).

Taiwan Ikut Panaskan Situasi di Laut China Selatan, Militer Dikerahkan

Nissan Juke Seri Crossover Bekas Kini Bisa Dibawa Pulang Mulai Rp 130 Juta

Ketua DPD II Golkar Tanjabbar Kecewa dengan DPD I, Faisal: Jangan Main Sendiri, Ada Juklaknya

Faisal menceritakan bagaimana diawal dirinya yang menjadi pendamping Cici Halimah, hingga dirinya disingkir dan digantikan posisi oleh Abdul Jalil.

Proses sebenarnya kata Faisal tinggal mengurus surat rekomendasi. Berdasarkan WA dari Sekre Provinsi bahwa Sabtu tanggal 11 Juli pukul 13.30 WIB Bacabup dan Bacawabup harus ke Jakarta jemput rekomendasi.

Pada malam sebelumnya kata Faisal ada pertemuan Sekre Provinsi dengan Cici Halimah di Rumah Dinas Bupati Tanjabbar.

"Malam sebelumnya menemui Cici Halimah, tapi katanya belum siap. Tau-tau nya besok nya Sekre datangi tim Cici Halimah, nyelonong. Kita tidak tahu, dengan hasil pertemuan bahwa pendampingnya yaitu Abdul Jalil," ungkapnya.

Lebih lanjut, lagi-lagi Faisal Alwi tidak mempersoalkan terhadap pengusungan Abdul Jalil menjadi pendamping Cici Halimah. Faisal hanya merasa dirinya tidak dilibatkan dalam pengusungan tersebut, terlebih lagi tim seleksi Kabupaten sudah selesai melakukan penjaringan.

"Pada prinsipnya kalau itu yang pas ya tidak masalah tapi ada aturan mainnya, norma dan etika politik kan ada, saya yang punya rumah," katanya.

"Ini namanya Inikan gawean saya. Anak kecik be kalo mainannya di ganggu pasti marah. Ini istilahnya menohok kawan seiring," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved