Kebakaran di Tanjabbar

Bedeng Tiga Pintu Hangus Terbakar, Polisi Duga karena Korsleting Listrik

Bangunan tiga pintu dengan dua bagian terbuat dari kayu dan satu bagian dinding beton rata dengan tanah karena hangus dilalap

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Fifi Suryani
TRIBUN JAMBI/SAMSUL BAHRI
Warga bahu membahu dibantu pihak kepolisian dan BKTM memadamkan api yang menghanguskan satu bangunan yang terdiri dari tiga pintu rumah di Merlung Kabupaten Tanjabbar, Senin (13/6). 

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Bangunan tiga pintu dengan dua bagian terbuat dari kayu dan satu bagian dinding beton rata dengan tanah karena hangus dilalap si jago merah, Senin (13/7) sekitar pukul 16.00 WIB.

Camat Merlung Almardi membenarkan musibah yang terjadi pada warganya. Dalam waktu lebih kurang 40 menit, api menghanguskan satu bangunan bedeng yang dihuni dua kepala keluarga yang harus diungsikan.

"Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu, untuk kerugian belum bisa diprediksi, sementara para korban kini sudah diungsikan ke rumah kerabat dan tetangga," ujar Almardi saat dikonfirmasi.

Lebih lanjut disampaikan Almardi, api berhasil dipadamkan setelah warga dibantu pihak kepolisian dan BKTM memadamkan api dengan air dan alat seadanya.

"Saat ini kita masih membantu korban membereskan barang-barang yang selamat dari api. Dan sebagian warga sudah mulai memberikan bantuan seadanya seperti air minum dan makanan ringan yang dibutuhkan," pungkasnya.

Sementara itu, Kapolsek Merlung, AKP Hardianto juga membenarkan musibah itu. Ia menerangkan kronologis kejadian bahwa pada saat itu Ila memanggil anaknya Iyulda untuk memeriksa ledakan. Karena Ila mendengar ledakan dari dalam rumahnya. Pada saat masuk ke rumah terlihat api telah membakar kamar tidur Ila dan membakar TV.

"Kemudian anaknya bernama Iyulda dan ibu Ila keluar dari rumah dan dilihat rumah ibu Sana yang terbuat dari kayu dan rumahnya yang berdampingan sudah terbakar yang juga turut membakar rumah ibu Fatma," terangnya.

"Jadi ada tiga rumah yang terbakar," pungkasnya.

 Akibat kebakaran ini kerugian ditaksir sebesar Rp150 juta, dengan dua unit rumah yang terbuat dari kayu dan satu unit rumah dinding beton hangus terbakar. Kemudian TV, laptop, perhiasan emas dan surat-surat berharga lainnya yang ikut terbakar

"Untuk penyebab masih kita selidiki. Dugaan konsleting listrik," tutupnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved