Antisipasi Karhutla

Manggala Agni Siapkan 30 Personel, Antisipasi Karhutla di Taman Nasional Berbak Sembilang

Memasuki musim kemarau, Manggala Agni Brigade Karhut TNBS tingkatkan kesiapsiagaan dan waspada. Terutama dalam mengatisipasi

tribunjambi/abdullah usman
Danru Regu II tengah memperlihatkan kesiapan alat padam karhutla, khusus kawasan TNBS di Kecamatan Berbak Kabupaten Tanjabtim 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Memasuki musim kemarau, Manggala Agni Brigade Karhut TNBS tingkatkan kesiapsiagaan dan waspada. Terutama dalam mengatisipasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kawasan Taman Nasional Berbak Sembilang (TNBS).

Meski curah hujan masih terbilang tinggi di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, pada awal musim kemarau tahun ini Manggala Agni sebagai garda terdepan dalam penanganan karhutla di kawasan TNBS terus melakukan persiapan.

Kepala Manggala Agni Brigade Karhut TNBS Hepri Yuda melalui Danru Regu II, Septian mengatakan, guna mengantisipasi sejak dini terjadinya karhutla di kawasan TNBS beberapa langkah dan upaya telah dipersiapkan.

"Saat ini kita tengah meningkatkan patroli rutin terutama di kawasan kawasan yang menjadi perhatian kita. Ada 30 personel yang kita siapkan dibagi menjadi dua regu," ujarnya kepada Tribun, Minggu (12/7).

Selain kesiapan personel, Manggala Agni juga menyiapkan beberapa peralatan pendukung seperti alat mesin maxstri sebanyak empat unit. Adapun mesin tersebut memang menjadi andalan saat pemadaman.

“Itu di luar peralatan pemadaman lainnya, yang sebagian sudah diturunkan ke lokasi rawan kebakaran,” imbuh Hepri.

"Sehingga, saat dibutuhkan langsung dapat tertangani, juga dalam memonitor titik hotspot kita dibantu dengan satu menara pantau," katanya.

Menurutnya, sejauh ini untuk kawasan kawasan rawan karhutla di seputaran TNBS memang ada beberapa titik.

Diantaranya di Desa seputaran kawasan. Desa Air Hitam Laut, Sungai Sayang, Cemara, Labuhan Pering sampai dengan perbatasan Palembang (Sungai Benuh).

"Saat ini patroli memang menjadi langkah taktis untuk penanganan pencegahan awal karhutla, maka dari itu saat ini kita tengah meningkatkan patroli rutin," ujarnya.

Menurutnya, sepanjang 2020 ini pihaknya belum ada memonitor atau terpantau karhutla terjadi di Kawasan TNBS atau sekitarnya. Selain itu pihaknya juga terbantu dengan adanya modifikasi cuaca yang dilakukan oleh pihak kementrian bersama TNI Polri pada Juni lalu.

Penulis: Abdullah Usman
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved