Sabtu, 9 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Sempat Vakum Akibat Persoalan Dokumen, SPDN Kuala Jambi Kini Kembali Beroperasi

Sempat terhenti beroperasi akibat persoalan dokumen, Solar Paket Dealer Nelayan (SPDN) di Kecamatan Kuala Jambi kembali beroperasi.

Tayang:
Penulis: Abdullah Usman | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Abdullah Usman
SPDN di Kecamatan Kuala Jambi kembali beroperasi. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Sempat terhenti beroperasi akibat persoalan dokumen, Solar Paket Dealer Nelayan (SPDN) di Kecamatan Kuala Jambi kembali beroperasi. 

SPDN  yang dikelola oleh salah satu Koperasi Majelis Harmonis di Kecamatan Kuala Jambi tersebut berjalan kembali. Pengoperasian tersebut sesuai permintaan nelayan yang sangat membutuhkan biosolar sebagai bahan bakar perahu nelayan melaut.

Sebelumnya SPDN ini sempat vakum lantaran persoalan dokumen, saat ini dokumen dokumen penting terkait SPDN dan Koperasi Majelis Harmonis itu telah selesai diurus, dan hanya tinggal mengurus perpanjangan kerjasama dengan pihak Pertamina.

Sulaiman, pengelola SPDN Kuala Jambi menuturkan, dengan kembali beroperasinya SPDN ini Penjualan biosolar di Kuala Jambi mulai lancar. 

Kurir 44 Ribu Benih Lobster dari Lampung Jalani Sidang Dakwaan di PN Jambi

Polisi Buru Komplotan Perampok Toko Emas Sinar Gemilang di Kota Jambi, Emas 2 Kg Raib

VIDEO: Viral Pria Lombok Jual Tokek Rp 1 Triliun, Seperti Ini Bentuknya

"Saat ini kita mendapat  jatah dari Pertamina sebanyak 5.000 liter per hari, untuk kebutuhan para nelayan," ujarnya.

Lanjutnya, dengan banyaknya nelayan yang melaut, praktis berpengaruh terhadap penjualan biosolar tersebut. Sebagai bahan bakar penting bagi kapal nelayan. Oleh karenanya penjualan biosolar di SPDN Kuala Jambi juga mampu menembus 5.000 liter per hari.

Dijelaskannya pula, SPDN Kuala Jambi melayani pembelian Biosolar seluruh nelayan yang ada di Kabupaten Tanjabtim,  mulai dari nelayan di Kuala Jambi, Nipah Panjang, Mendahara dan Muara Sabak Timur.

"Adapun harga Biosolar di SPDN Kuala Jambi yakni Rp 5.150 per liter, SPDN ini melayani nelayan yang membeli biosolar partai kecil maupun partai besar," jelasnya.

"Biasanya untuk partai kecil nelayan hanya membeli biosolar mulai dari 20 liter hingga 70 liter per hari, sementara bila partai besar bisa mencapai 2.500 liter per hari," tambahnya.

Adapun nelayan yang membeli dengan partai besar ini adalah nelayan di kecamatan yang jauh, seperti Kecamatan Nipah Panjang dan Mendahara. 

Pembelian secara partai besar ini dimaksudkan agar kebutuhan biosolar para nelayan yang berada jauh dari SPDN Kuala Jambi dapat terpenuhi. (usn)

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved