Breaking News:

Berita Internasional

Makin Buat Negeri Samurai Berang, China Lagi-lagi Langgar Batas Teritorial Jepang

Nampaknya tidak cuma kapal militer China saja yang sering melewati batas teritorial negaranya dan memasuki wilayah negara lain.

Via twitter
Ilustrasi. Makin Buat Negeri Samurai Berang, China Lagi-lagi Langgar Batas Teritorial Jepang 

TRIBUNJAMBI.COM, TOKYO - Nampaknya tidak cuma kapal militer China saja yang sering melewati batas teritorial negaranya dan memasuki wilayah negara lain.

Bahkan kapal penjaga pantai milik China ikut-ikutan melanggar batas teritorial dengan Jepang.

Dalam empat hari terakhir, China tercatat sudah melakukan pelanggaran sebanyak dua kali.

Kapal-kapal China mulai datang sejauh 4 km dalam wilayah pulau Senkaku yang dikelola Jepang. Jauh melampaui batas 19,3 km yang sudah diakui secara internasional.

Indonesia Borong 8 Pesawat Militer MV-22 Block C Osprey dari AS, Total Rp 29 Triliun yang Dikucurkan

Bayi Sundari Keburu Brojol, Penumpang Speed Boat Melahirkan di Pelabuhan LLASDP

Tak Kuasa Membendung Tangisnya, Akun Instagram Kekeyi Dinonaktifkan, Ada Netizen Report Dirinya?

Hal ini memaksa Jepang untuk mulai melakukan penjagaan ketat pada setiap kapal China yang berada di dekat kapal penangkap ikan milik Jepang.

Sekretaris kabinet utama Jepang Yoshihide Suga megatakan, pemerintah pusat telah berulang kali mengajukan protes diplomatik kepada Beijing. Namun hasilnya nihil.

Permintaan Dolar Mulai Turun, Rupiah Kembali Berpotensi Menguat

Bocah 9 dan 14 Tahun jadi Korban, Pelaku Kekerasan Seksual di Tanjabtim Didominasi Ayah Tiri

Begini Penampakan Foto Tumpukan Uang Ratusan Miliar dari Dua Kasus yang Ditangani Kejagung

Pulau Senkaku, atau oleh China disebut sebagai Diaoyu, memang jadi rebutan kedua negara sejak puluhan tahun lalu. Namun sejak tahun 1972 Jepang secara resmi mengelola pulau tak berpenghuni itu.

Sementara China mengklaim bahwa pulau tersebut secara historis sudah menjadi bagian dari negara mereka. Sekarang mereka berusaha untuk mengelola kembali pulau tersebut.

Ketegangan antara kedua negara semakin meningkat setelah Okinawa menyetujui RUU yang mengubah status administrasi pulau Senkaku. Nantinya Jepang akan punya kuasa lebih dalam pengelolaan pulau Senkaku. Ini akan jadi babak baru dalam drama sengketa pulau Senkaku selama puluhan tahun.

Pada hari Senin (6/7), juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian, mengatakan bahwa China punya hak untuk berpatroli di perairan sekitar pulau dan justru berniat mengusir Jepang dari wilayah tersebut.

Soal Aturan Pilpres KPU, MA Kabulkan Gugatan Rachmawati, Begini Kata Yusril Ihza Mahendra

Cek Peruntungan 12 SHIO Untuk Besok, Rabu 8 Juli 2020, 4 Shio Penuh Kejutan & Menguntungkan 2 Shio

KABAR GEMBIRA! Bioskop di Seluruh Indonesia Bakal Dibuka Kembali Secara Serentak 29 Juli 2020

Melansir CNN, kapal-kapal milik China kini telah menghabiskan 84 hari di perairan sekitar pulau Senkaku. Membuat Jepang semakin geram.

Penjaga lepas pantai Jepang mencatat ada 2 intrusi yang terjadi sejak hari Kamis (2/7) lalu. Masing-masing selama 30 jam dan 40 jam. Itu juga jadi aktivitas terlama milik kapal di China di wilayah perairan Jepang sejak sengeketa pulau Senkaku ini memanas.

Jika hal ini terus berlanjut, potensi adanya benturan fisik kedua pihak sepertinya tidak akan bisa dihindari lagi. Militer kedua negara pun sepertinya sudah mulai disiapkan untuk semua kemungkinan terburuk.  

Jadi Sorotan Lagi, Dorce Gamalama Ngamuk Karena Tak Diizinkan Ketemu Ashanty, Anang Sampai Begini

Siapa Sebenarnya Nenek Iro? Buat Baim Wong dan Paula Verhoeven Sedih, Juga Dekat dengan Marshanda

Tukang Laundry Sampai Gemetar Terima Uang dari Baim Wong, Suami Paula Verhoeven Lakukan Hal Ini

 
Artikel Ini Telah Tayang di KONTAN.ID
 
IKUTI KAMI DI INSTAGRAM:

NONTON VIDEO TERBARU KAMI DI YOUTUBE:

Editor: Andreas Eko Prasetyo
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved