Minggu, 12 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Wabah Berbahaya Muncul Lagi, Pemerintah China Siaga

Pejabat China mengeluarkan peringatan Level 3, terendah kedua dalam sistem warning empat level.

Editor: Nani Rachmaini
pixabay.com
Ilustrasi. Virus berbahaya dan menular 

Wabah Berbahaya Muncul Lagi, Pemerintah China Siaga

TRIBUNJAMBI.COM, MONGOLIA. Pihak berwenang di China kini tengah waspada dan meningkatkan tindakan pencegahan, setelah sebuah kota di wilayah otonomi Mongolia Dalam mengonfirmasi satu kasus bubonic plague atau wabah pes.

Menurut laporan negara, pasien Bayannur -yang merupakan seorang gembala- saat ini tengah dalam karantina dan berada dalam kondisi stabil.

Melansir BBC, pejabat China mengeluarkan peringatan Level 3, terendah kedua dalam sistem warning empat level.

China Siap Ladeni Amerika Serikat di Laut China Selatan, Sama-sama Gelar Latihan Perang

Wabah pes, yang disebabkan oleh infeksi bakteri serta mematikan, dapat diobati dengan antibiotik yang tersedia secara umum.

Kasus baru pertama kali dilaporkan sebagai dugaan wabah pes pada hari Sabtu di sebuah rumah sakit di Banner Tengah Urad, di kota Bayannur.

Belum jelas bagaimana atau mengapa pasien mungkin terinfeksi.

Spoiler One Piece Chapter 985, Bakal Terungkap Proyek Rahasia Kaido yang Sebenarnya? Nasib Momo

Peringatan Level 3 melarang masyarakat berburu dan memakan hewan yang bisa membawa wabah dan menyerukan kepada publik untuk melaporkan kasus yang dicurigai.

Fatal tapi bisa diobati

Kasus-kasus penyakit pes dilaporkan secara berkala di seluruh dunia. Madagaskar melihat lebih dari 300 kasus selama wabah pada 2017.

Pada Mei tahun lalu, dua orang di negara Mongolia meninggal karena wabah, yang mereka kontrak setelah memakan daging mentah marmut - sejenis tikus.

Seorang pejabat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) di Ulaanbaatar, ibu kota Mongolia, mengatakan kepada BBC bahwa daging dan ginjal marmut mentah dianggap sebagai obat tradisional untuk kesehatan yang baik.

Detik-detik Sepuluh Tembakan Perampok Dalam Toko Emas, Dada M John Ditodong Pakai Senpi

Hewan pengerat dikenal sebagai pembawa bakteri wabah, dan umumnya dikaitkan dengan kasus wabah di negara ini. Berburu marmut adalah ilegal.

Wabah pes ditandai dengan pembengkakan kelenjar getah bening. Mungkin sulit untuk mengidentifikasi pada tahap awal karena gejala  yang biasanya berkembang setelah tiga hingga tujuh hari itu mirip flu.

Tapi sepertinya wabah pes -yang juga dikenal sebagai Black Death atau Kematian Hitam- tidak akan menyebabkan epidemi.

BREAKING NEWS, 1 Orang di Jambi Meninggal Karena Covid-19, Ini Jumlahnya Kasus Hari Ini, Senin (6/7)

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved