Selasa, 14 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Intel Densus 88 Pantau Gerak Gerik Wanita di Semarang Sebelum Penyergapan, Korek-korek Dulu

"....kenal dengan IS, tapi dokumen seperti KTP, KK dan lainnya pihak RT tidak punya." "Sebab ketika diminta oleh pihak RT tidak pernah dikasih..."

Editor: Duanto AS
Istimewa
Ilustrasi anggota Densus 88 

TRIBUNJAMBI.COM, SEMARANG - Seorang wanita berinisial IS ditangkap Densus 88 Antiteror Polri di Jalan Purwosari Perbalan IIE RT1 RW5, Kelurahan Purwosari, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang, Jawa Tengah.

Diduga perempuan tersebut terkait dengan aksi penyerangan aksi penyerangan Wakapolres Karanganyar Kompol Busroni di lereng Gunung Lawu beberapa waktu lalu. ( terduga teroris di Semarang )

Seorang warga melintas di depan rumah yang menjadi tempat tinggal IS (47) terduga teroris yang ditangkap oleh Densus 88 di di Jalan Purwosari Perbalan IIE RT1 RW5, Kelurahan Purwosari, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang. (Tribun Jateng/ Iwan Arifianto )
Seorang warga melintas di depan rumah yang menjadi tempat tinggal IS (47) terduga teroris yang ditangkap oleh Densus 88 di di Jalan Purwosari Perbalan IIE RT1 RW5, Kelurahan Purwosari, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang. (Tribun Jateng/ Iwan Arifianto ) ()

Ketika Tribunjateng.com datang ke alamat tersebut, ketua RT setempat, Agus Supriyono membenarkan kejadian penangkapan tersebut.

IS Kerap Terima Tamu Laki-laki Diciduk Densus 88, Penangkapan Terduga Teroris Semarang

Demi Hindari Bayar Utang Rp 150 Juta, Pengusaha buat Sandiwara Pura-pura Dirampok, Begini Endingnya

"Betul ada penangkapan oleh Densus, tepatnya Rabu (24/6/2020) sekira pukul 07.00 WIB," jelasnya saat ditemui Tribunjateng.com di rumahnya, Minggu (5/7/2020).

Agus menjelaskan, tidak mengetahui pasti proses penangkapan tersebut.

Alasannya ketika penangkapan dilakukan dia sedang bekerja.

"Tetapi memang beberapa hari sebelumnya saya diajak komunikasi oleh Densus. Begitu pun pada detik-detik penangkapan ada anggota Densus yang menelepon saya," jelasnya.

Agus menyebut tidak hanya menangkap IS, Densus juga menyita beberapa barang bukti di rumah tersebut.

Di antaranya baju dan dokumen pribadi.

"Setahu saya barang bukti yang diambil itu. Lalu penangkapan juga berlangsung senyap," katanya.

Dijelaskan Agus, sebelum proses penangkapan dirinya memang sudah ditemui oleh tim Densus 88 tiga hari sebelum penangkapan.

Mereka mengorek keterangan darinya menyoal identitas IS.

Selian itu, anggota Densus juga memantau di sekitar rumah.

Baik secara langsung maupun pengamatan melalui kamera CCTV.

"Saya memang kenal dengan IS, tapi dokumen seperti KTP, KK dan lainnya pihak RT tidak punya."

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved