Berita Tanjab Timur

Barusman Pesimistis Target KB Baru di Tanjabtim Dapat Tercapai, Ini Sebarannya

Dia menuturkan di masa pandemi, pihaknya optimistis programnya tidak berpengaruh bagi pasangan yang telah menjadi peserta KB.

Tribun Jambi/Abdullah Usman
Tim Penyuluh KB tingkat kecamatan di Tanjab Timur, tengah menyerahkan alat KB berupa pil ke pelanggan KB aktif. Selama pandemi penyuluh aktif melakukan pelayanan dengan sistem door to door. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Angka kehamilan di masa pandemi masih terbilang wajar, meski demikian Dinas Perlindungan Perempuan dan Keluarga Berencana Kabupaten Tanjabtim memrediksi peserta KB baru rendah. Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas PPKB Tanjabtim, Barusman.

Dia menuturkan di masa pandemi, pihaknya optimistis programnya tidak berpengaruh bagi pasangan yang telah menjadi peserta KB.

"Meski sejak awal april lalu kegiatan banyak lumpuh akibat pembatasan aktivitas, alhamdulillah untuk pelayanan peserta KB kita masih lancar dan tidak terganggu," ujarnya.

"Meski tidak membuka layanan di dinas anggota kita (penyuluh) melakukan sistem door to door ke rumah peserta KB sehingga program KB tetap efektif," tambahnya.

Hingga saat ini, di Tanjabtim belum terlalu terlihat tren peningkatan kasus ibu hamil di masa pandemi, atau kemungkinan pergerakan tersebut belum terlihat sekarang.

"Dari laporan penyuluh kita di lapangan memang belum terkumpul semua, tapi dari laporan di bulan april masih standar," tuturnya

Menurutnya, yang menjadi kendala saat ini terkait target peserta program KB pemula (baru), dengan kondisi seperti saat ini dirinya tidak yakin target baru dapat tercapai hingga akhir tahun nanti di angka 4.319.

"Prediksi kita yang bisa tercapai untuk KB baru ini, kisaran di angka 75 persen. Alasannya karena kita tidak bisa mengumpulkan orang," jelasnya

Sementara itu untuk pemasangan KB MOP sendiri yang mendaftar baru satu orang di berbak, untuk MOW ada satu orang lagi.

"Targetnya tidak banyak, karena yang memasang KB MOP dan MOW ini benar benar mereka yang tidak ingin punya anak atau beresiko besar jika memiliki anak," pungkasnya

Untuk diketahui, di Kabupaten Tanjabtim sendiri masyarakat yang tercatat ikut KB aktif jumlahnya mencapai angka 40.976 akseptor. Jumlah tersebut terdiri dari tujuh jenis KB yang berbeda, di antaranya jenis KB MOW, MOP, UD, implant, suntikan, pil dan kondom. (Abdullah Usman)

Kebakaran di Kayu Aro, Satu Keluarga Alami Luka Bakar dan 2 Mobil Terbakar

Cerita Celana Dalam Via Vallen Dicuri hingga Mobil Alphard Terbakar dan Pacar yang Misterius

Terjawab Sudah, Pelaku Pembakar Mobil Alphard Via Vallen Ternyata Berperawakan Serba Hitam

Penulis: Abdullah Usman
Editor: duanto
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved