Mahasiswa Unja Demo Minta Kebijakan Soal UKT Direvisi

Rektor Universitas Jambi (Unja), Prof. Drs. H Sutrisno meminta sistem penurunan dan peniadaan uang kuliah tunggal (UKT) direvisi.

Tribunjambi/Aryo Tondang
Mahasiswa Unja saat orasi di depan rumdis Rektor Unja menuntut masalah UKT. 

TRIBUNJAMBI.COM,JAMBI- Rektor Universitas Jambi (Unja), Prof. Drs. H Sutrisno meminta sistem penurunan dan peniadaan uang kuliah tunggal (UKT) direvisi.

Sebelumnya, sejumlah mahasiswa berorasi di depan Rumah Dinas Rektor Universitas Jambi yang berada di kawasan Telanaipura, Kota Jambi, Senin (29/6) pagi.

Dalam orasinya, mahasiswa meminta agar kebijakan terkait dengan penyesuaian atau penurunan UKT dan pembebasan UKT untuk semester ganjil 2020/2021 yang ada pada surat edaran nomor 39/UN21/EP/2020 direvisi. 

Dimana, pada poin tersebut, disebutkan syarat untuk mendapat pembebasan UKT hanya untuk mahasiswa semester akhir yang sudah mengikuti seminar proposal di smester genap 2019/2020.

Gubernur Tinjau Kegiatan Harganas XXVII di BKKBN Provinsi Jambi

Antisipasi Karhutla, PT LAJ dan PT Wanamukti Wisesa sudah Siapkan Personel Sarpras

"Kami mohon, terkait pembebasan UKT untuk yang semester akhir tidak ada pengecualian pak, seperti syarat harus telah menyelesaikan seminar proposal," kata Nanda, Mahasiswa Fakultas Hukum, Unja, Senin (29/6) siang.

Tidak hanya itu, Nanda juga meminta agar, setiap kebijakan dan keputusan rektor yang membutuhkan sejumlah persyaratan administrasi tidak dibuat dengan mendadak dan dengan waktu yang singkat.

"Jika ada kebijakan yang mengharuskan memenuhi syarat-syarat tertentu, kasih tenggang waktu yang panjang pak, jangan mendadak dan singkat. Kawan-kawan mahasiswa banyak yang dari luar daerah, jadi banyak yang tertinggal," terang Nanda.

Kemudian, untuk kebijakan pemurunan UKT yang terdampak pandemi Covid-19 saat ini, Nanda menyampaiakan bahwa, mahasiswa sangat berharap agar penurunan UKT disesuaikan dengan taraf ekonomi dari mahasiswa itu sendiri.

"Kami perwakilan dari Aliansi Mahasiswa kecewa, karena tidak ada kepastian, dan hanya harapan yang dikasi oleh rektor. Yang pasti kita kawal terus, 3 atau 4 hari ini, revisinya akan dikeluarkan, kalau tidak sesuai, bila perlu kita akan turun ke jalan," imbuhnya.

Menanggapi hal tersebut, Rektor Universitas Jambi Prof. Drs. H Sutrisno mengapresiasi yang menjadi tuntutan mahasiswa.

Dia menyampaikan, akan merevisi kebijakan tersebut dan secepatnya akan disosialisasikan.

"Malam ini kami akan kerjakan, kita revisi. Dan saya minta, mahasiswa ikut mengawal ini," terang Sutrisno.

Penulis: Aryo Tondang
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved