Rabu, 29 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Presiden Kecewa Kinerja Menteri

Jengkel Lihat Kinerja Menterinya, Presiden Jokowi Ancam Reshuffle Kabinet: Ini Harus Dilakukan!

Kejengkelannya disampaikannya di hadapan para menterinya saat Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta pada Juni 2020 silam.

Tayang:
Editor: Tommy Kurniawan
Tangkap layar channel YouTube KompasTV
Presiden Joko Widodo 

TRIBUNJAMBI.COM - Presiden Jokowi kembali ancam menterinya ditengah wabah virus corona.

Di tengah kondisi krisis akibat covid-19,  kinerja para menteri dinilai tidak ada yang luar biasa.

Melihat kinerja para menterinya, Presiden Joko Widodo pun merasa jengkel.

Kejengkelannya disampaikannya di hadapan para menterinya saat Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta pada 18 Juni 2020 silam.

6 Foto Cantik dr Sheila Taly Salsabila, Sosok Viral yang Aktif di Gugus Tugas Covid-19 Sama dr Reisa

Kekayaan Mark Zuckerberg Lenyap hingga Rp 102,6 Triliun Akibat Ulah Coca-Cola

Tiduran Sambil Ngedot Susu, Bibir Seksi Anya Geraldine Bikin Gagal Fokus! Kok Bisa Begitu

Minta Uang ke Suami Buat Beli Susu Anak, Tapi Malah Check In Sama Selingkuhan di Hotel, Cek Videonya

Bahkan Presiden Joko Widodo mengancam akan reshuffle kabinet atau mengganti menteri-menteri yang kinerjanya biasa-biasa saja ini. 

Informasi ini baru terungkap dalam video yang ditayangkan akun YouTube Sekretariat Presiden pada Minggu (28/6/2020).

Mulanya saat membuka rapat, Jokowi menyampaikan kejengkelannya kepada para menteri.

Hal ini lantaran para menterinya masih bekerja secara biasa saja di masa krisis seperti ini.

Padahal, Presiden Jokowi meminta ada kebijakan luar biasa untuk menangani krisis.
Baik itu pandemi Covid-19 dan dampaknya terhadap perokonomian.

"Langkah extraordinary ini betul-betul harus kita lakukan. Dan saya membuka yang namanya entah langkah politik, entah langkah pemerintahan," kata Jokowi.

"Akan saya buka. Langkah apa pun yang extraordinary akan saya lakukan. Untuk 267 juta rakyat kita. Untuk negara," ucap Presiden.

Lalu langkah luar biasa apa yang bisa dilakukan Jokowi?

Menurut mantan Gubernur DKI Jakarta ini, langkah extraordinary itu bisa dalam bentuk mengeluarkan aturan tertentu, bahkan pembubaran lembaga dan perombakan kabinet atau reshuffle.

Ia lantas menyampaikan ancaman reshuffle bagi menterinya yang masih bekerja biasa-biasa saja.

"Bisa saja, membubarkan lembaga. Bisa saja reshuffle. Sudah kepikiran ke mana-mana saya," ucap Jokowi.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved