Dana Bantuan untuk OKP di Provinsi Jambi Tahun Ini Berkurang 50 Persen Lantaran Ini

"Sekarang kita sedang bentuk tim seleksi, nanti prosesnya akan dibuka pengumaman pendaftaran, penyerahan proposal dan kita teliti betul syaratnya,"...

Tribunjambi.com/Zulkifli
Dilantik Jadi Kepala Badan Kesbangpol, Mukhti Fokus Sukseskan Pilkada Serentak 2020 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Penerima dana bantuan untuk Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) di Provinsi Jambi tahun ini berkurang separuh.

Pengurangan ini karena adanya refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19 di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Jambi.

Hal ini diakui oleh Kepala Kesbangpol Mukti Said. Kata dia dari direncanakan ada 20 penerima bantuan dana OKP, kini hanya tinggal 10 yang berhak mendapatkan.

Dari Afrika Sampai Australia, Ini Deretan Foto Jejak Raksasa Jutaan Tahun di Penjuru Dunia

Kerap Jadi Keluhan, Jalan Lintas di Sabak Ulu Bakal Dicor, Dapat Gelontoran Anggaran Rp 1,7 Miliar

VIDEO Dampak Corona: Ribuan Kera Serang Toko dan Perumahaan Penduduk Berebut Makanan

"Karena Refocusing kita terkena juga, jadi dikurangi setengah jumlah yang mendapatkan bantuan," jelasnya, Minggu (28/6/2020).

Kendati demikian, dia menyebut hanya jumlah penerima bantuan yang berkurang namun tidak pada nilai bantuan yang diterima OKP nantinya.

"Besaran bantuan tetap Rp 30 juta per OKP, jika sebelumnya kita anggarkan Rp 600 juta artinya sekarang untuk bantuan ini berkurang hanya Rp 300 juta anggarannya," aku Mukti.

Mukti menyadari, pemberian dana bantuan ini juga nantinya harus sangat ketat dalam pemilihan OKP yang berhak menerimanya. Untuk pencairan dana ini kata Mukti tengah berproses.

"Sekarang kita sedang bentuk tim seleksi, nanti prosesnya akan dibuka pengumaman pendaftaran, penyerahan proposal dan kita teliti betul syaratnya," terangnya.

Untuk syarat yang harus dipenuhi nantinya Mukti menyebutkan seperti harus adanya Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), terdaftar di Kesbangpol, mempunyai Sekretariat dan struktur kepengurusan.

Selebihnya, Mukti tak memungkiri pandemi Covid-19 menjadi satu kendala dalam proses seleksi penerima dana OKP ini.

"Jika tak ada Covid-19 sudah selesai kita prosesnya, sekarang kita tengah bentuk tim untuk seleksi dengan memperhatikan protokol kesehatan Covid-19 tentunya," pungkasnya.

Penulis: Zulkifli
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved