Femalenial
Tawarkan Free Delivery untuk Menarik Minat Pembeli
Imbauan untuk di rumah saja pun menjadi penghambat karena tidak semua orang bisa bekerja dari rumah.
Penulis: Nurlailis | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM - Ada banyak usaha terdampak sejak virus corona menyebar di Indonesia. Sektor bisnis banyak yang tutup akibat kerugian besar.
Imbauan untuk di rumah saja pun menjadi penghambat karena tidak semua orang bisa bekerja dari rumah.
Sebagian besar masyarakat mulai merintis usaha berbasis online. Meski hal ini sudah sejak lama dilakukan namun kali ini lebih banyak orang lagi yang memulai usahanya dari rumah.
• Lokak Jadi Produk yang Membantu UMKM dan Petani
• Transaksi di Bank, Warga Prabumulih Ini Kaget Terima Lembaran Uang Terpotong & Tidak Rapi
• Wajah Bayi Mirip Prabowo Subianto Jadi Viral, Bandingkan Lekukan dan Mata Raffa dengan Pak Menteri
Zuhratul Aulia, salah satu founder dari Lokak Jambi dan Zuhra Kacamata, memberikan tips bagaimana memulai usaha dari rumah.
Menurutnya strategi jualan saat ini memang harus fokus di online. Untuk makanan khususnya, dari pada kadaluarsa penjual harus berani menurunkan harga. Tantangan usaha kuliner adalah masa kadaluarsa produk.
“Tawarkan free delivery, jadi tidak perlu bayar ongkir. Sehingga masyarakat tertarik untuk membeli,” ungkapnya.
Saat masa pandemi seperti sekarang kita juga perlu tau kebutuhan orang di masa pandemi. Serta harus pandai melihat peluang.
“Kayak bisnis kacamata ini, saya meilihat orang pada di rumah jadi banyak pake gadget dan butuh kaca mata,” jelasnya.
Bagi yang benar-benar ingin memulai ia berpesan agar meluruskan niat. Menurutnya saat ini ada orang yang bisnis hanya buat gaya-gayaan.
Dalam bisnis mengandung resiko. Sebelum memulai perlu riset produk yang bisa dilakukan dimana saja seperti di market place.
Setelah riset, harus tau targetnya. Ada yang bikin bisnis tapi salah target pasar itu menyebabkan kerugian.
Kemudian mulai dengan promosi, dari lingkungan terdekat seperti teman kantor. Jangan malu untuk minta bantu promo dengan teman, kalau ada uang lebih bisa minta bantu endors. Semakin banyak dipromosikan maka produk makin banyak dikenal.
“Tiap produk itu ada pasarnya. Tergantung gimana kita memasarkannya” ujarnya.
Terkadang untuk memulai bisnis terkendala di modal. Menurut Aulia modal bukan hal utama karena sekarang ada dropsipher.