Intel Kopassus Sabar Menyamar Selama Satu Tahun di Desa, Disuruh Sembunyikan Istri Musuh

Tim intelijen Kopassus berhasil menemukan bongkar muat sebanyak 125 pucuk senapan milik GAM yang berhasil diselundupkan dari Thailand ke Malaysia.

Editor: Duanto AS
IST
Kopassus, pasukan elite TNI AD 

TRIBUNJAMBI.COM - Selama setahun Sersan Badri menyamar jadi pedagang durian. Ia tinggal di desa musuh.

Penyamaran intelijen Kopassus itu berisiko tinggi, karena apabila ketahuan bisa kehilangan nyawa. 

Sersan Badri (nama samaran) merupakan intelijen andalan pasukan elite TNI AD.

Kala itu Badri mendapat tugas berat, masuk ke wilayah musuh seorang diri.

Peristiwa ini terjadi pada 2003.

Pertempuran Berdarah Kompi B, Kopassus Bikin Pasukan Elite Inggris Kocar-kacir

Kopassus Muda Ini Jatuh Cinta ke Pramugari Garuda saat Letnan Dua, 20 Tahun Kemudian Jadi Jenderal

Pertempuran 16 Kopassus Dikepung Musuh, Helikopter Tak Datang Jemput ke Lokasi, Menegangkan

Saat itu, Kopassus mengirimkan intelijen tempur ke wilayah Aceh.

Anggota Sandhi Yudha Kopassus ini dikirim ke wilayah Aceh untuk mencari informasi di lapangan, yang kemudian jadi satu di antara bahan menentukan sebuah kebijakan.

Peru diketahui, intelijen terbagi dua jenis, yaitu intelijen sipil dan militer dengan tugas dan peranan masing-masing berbeda.

Sampai kini, hanya beberapa negara yang memiliki pasukan intelijen tempur super rahasia, di antaranya Kopassus, yang keberadaannya sulit diungkap.

Bagi pasukan intelijen, kerahasiaan merupakan 'napas utama'.

Berkat informasi intelijen tempur pasukan elite TNI AD, banyak operasi yang dilakukan Kopassus berhasil dengan gemilang.

Termasuk penyelesaian pertikaian bersenjata di Aceh beberapa tahun lalu.

Kisah-kisah menarik pasukan elite Indonesia ini memang tak sedikit yang luput dari perhatian publik.

Seperti kemampuan intelijen tempur yang tak diragukan lagi.

Satu di antaranya kisah Sersan Badri (bukan nama sebenarnya), anggota satuan intelijen Kopassus atau Sandhi Yudha.

Sabar, penyamaran satu tahun

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved