Breaking News:

Berita Kerinci

Kepsek di Kerinci Pusing Dana BOS Belum Bisa Dicairkan

Belum bisa dicairkan dana BOS oleh sekolah, membuat pusing para kepala sekolah. Dan berdampak kepada guru honorer yang belum bisa terima honor.

Tribunnews
ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Dana bantuan operasional sekolah (BOS) tahap II 2020 untuk seluruh sekolah (SD, SMP) di Kabupaten Kerinci, belum juga cair hingga Selasa (23/6/2020).

Belum bisa dicairkan dana BOS oleh sekolah, membuat pusing para kepala sekolah. Dan berdampak kepada guru honorer yang belum bisa terima honor.

"Kami belum belum bisa mencairkan dana BOS untuk sekolah, karena dinas belum mengeluarkan rekomendasi. Sehingga kami belum bisa membayar honor bagi guru honorer," kata Kepala sekolah salah satu sekolah di Kerinci yang minta namanya tak disebutkan, Selasa (23/6/2020).

Ujian SKD Tetap Dilakukan di Masa Pandemi, Ini yang Harus Disiapkan Pemda Tanjabtim

Bertambah 1051 Kasus Baru, Cek Sebaran Positif Covid-19 di Indonesia, Jambi 114 Kasus

Pasien Virus Corona Klaster Pedagang Ikan di Daerah Istimewa Yogyakarta Sembuh

Padahal akunya, dana tersebut telah di transfer dari pusat ke rekening sekolah. Namun pihak Dinas pendidikan belum mau mengeluarkan rekomendasi untuk melakukan pencarian.

"Bulan Mei kemarin dana masuk, tapi belum bisa dicairkan," keluhnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kerinci, Murison dikonfirmasi mengatakan, belum semua sekolah dana sudah ditransfer. Sehingga pihaknya masih menunggu semua dana telah masuk ke setiap sekolah.

"Sebelumnya ada sekolah yang belum sigron data siswanya, sehingga harus disigronkan terlebih dahulu. Sekolah juga harus membuat pelaporan terlebih dahulu untuk disampaikan ke pusat," ungkapnya.

Selain itu ujarnya, kelengkapan administrasi atau arkas (rencana kegunaan anggaran) harus diselesaikan terlebih dahulu.

"Sementara ini untuk arkas masih banyak kepala sekolah yang masih bingung," ucapnya.

Mengenai hal itu lanjutnya, saat ini sedang dilakukan bemtek ke sekolah.

"Untuk tingkat SMP telah selesai bemtek, sekarang bemtek masih berlangsung untuk sekolah dasar," jelasnya.

Selain itu ujarnya, sejauh ini belum ada sekolah yang menyerahkan spj untuk bos tahap pertama. Untuk itu ia meminta agar pihak sekolah bisa untuk mempersiapkan itu terlebih dahulu.

"Ini sebagai pertanggungjawaban. Jadi harus ada," pungkasnya.

Penulis: heru
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved