Berita Tanjab Timur

Ujian SKD Tetap Dilakukan di Masa Pandemi, Ini yang Harus Disiapkan Pemda Tanjabtim

Terdapat beberapa poin mengingat pelaksanaan seleksi melibatkan banyak orang dan harus sesuai protokoler kesehatan.

Tribunjambi.com/Wahyu Herliyanto
Ratusan Peserta Tidak Hadir di Tes SKD CPNS Sarolangun, Waldi: Otomatis Gugur 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK - BKPSDMD Tanjabtim terima surat edaran dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional VII, terkait persiapan pelaksanaan ujian seleksi CPNS di masa pandemi.

Dalam surat edaran tersebut, juga disebutkan terkait SOP dalam penyelenggaraan seleksi di masa pandemi.

Terdapat beberapa poin mengingat pelaksanaan seleksi melibatkan banyak orang dan harus sesuai protokoler kesehatan.

Pasien Virus Corona Klaster Pedagang Ikan di Daerah Istimewa Yogyakarta Sembuh

Pasien Virus Corona Klaster Pedagang Ikan di Daerah Istimewa Yogyakarta Sembuh

Heboh Perselisihan Indra Sjafri dengan Shin Tae-yong Pelatih Timnas Indonesia, PSSI Angkat Bicara

"Berdasarkan edaran tadi, kita Kabupaten sebagai penyelenggara wajib menyiapkan sarana prasarana wajib di antaranya hand sanitizer, handscoon dan pengukur suhu," ujar Sekdis BKPSDMD Tanjabtim Angga Hari, Selasa (23/6/2020).

Lanjutnya, awalnya ujian SKD ini diikuti sebanyak 800 orang dalam satu sesinya, pada awalnya di luar pandemi ini kita masih akan menggunakan sistem yang sama 800 orang per sesi.

"Mengingat situasi saat ini ditambah lokasi ujian di BW Luxury Hotel terbilang terbatas, kemungkinan untuk jumlah peserta per sesinya tidak lagi 800 orang. Paling tidak per sesinya hanya 100-200 orang saja," jelas Angga.

"Jadi dalam sehari itu bisa 1.000 orang, dengan demikian dapat dilakukan selama 3 hingga 4 hari," tambahnya.

Namun untuk jumlah sesinya, pihaknya belum mendapatkan instruksi lebih lanjut dari BKN terkait hal tersebut. Apakah masih akan menggunakan 5 sesi atau dikurangi dan sebagainya.

"Intinya tidak sampai terlihat penumpukan peserta," ujarnya.

Terkait jadwal pasti ujian tersebut dilakukan, pihaknya masih berpedoman dari hasil rapat panselnas sekitar Mei atau April.

Dimana seleksi ujian SKD akan dilakukan setelah penerimaan sekolah kedinasan diselenggarakan.

"Insya Allah tahun ini semua proses dapat diselesaikan," harapnya.

Penulis: Abdullah Usman
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved