Bilang Isu PKI Hanya Dibuat Kadrun, Arief Poyuono Tak Mau Hadiri Sidang Majelis Kehormatan Gerindra

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono enggan menghadiri panggilan Majelis Kehormatan DPP Partai Gerindra.

Editor: Rahimin
KOMPAS IMAGES
Arief Poyuono 

TRIBUNJAMBI.COM - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono enggan menghadiri panggilan Majelis Kehormatan DPP Partai Gerindra.

Majelis kehormatan akan menggelar sidang klarifikasi Arief Poyuono terkait pernyataannya isu PKI dimunculkan kadrun.

Arief menegaskan tidak akan menghadiri sidang Majelis Kehormatan DPP Gerindra, terkait pernyataannya soal isu PKI dimunculkan kadrun.

"Maaf saya tidak akan hadir di MK (Majelis Kehormatan Gerindra)," kata Arief kepada wartawan, Jakarta, Selasa (23/6/2020).

Keponakan Prabowo Subianto Diusulkan Maju di Pilkada Tangsel Melawan Anak Wakil Presiden Maruf Amin

Divonis Mati Karena Bunuh Suami dan Anaknya, Aulia Kesuma Kirim Surat ke Presiden Mohon Keadilan

Ternyata Begini Kondisinya, 49 Kepala Sekolah di Muarojambi Masih Dijabat PLT

Menurut Arief, pernyataan dirinya soal PKI bangkit merupakan isu bohong yang dibuat kadrun dan para pengacau negara dengan tujuan memakzulkan Presiden Joko Widodo (Jokowi), tidak mengatasnamakan Gerindra.

"Jelas-jelas dalam wawancara saya dan Rudi Kamri itu di kantor FSP BUMN Bersatu, di latar belakangi bendera FSP BUMN Bersatu," ujar Arief.

"Jelas saya katakan kepada penanya ketika menanyakan apakah dukungan mas Arief pada Jokowi karena mas Arief orang Gerindra dan Waketum Gerindra. Jawab saya adalah saya tidak ada urusan dengan Gerindra, saya disini pimpinan buruh yang akan melawan siapapun yang akan memakzulkan Jokowi," sambung Arief.

Menyakini tidak bersalah karena tidak membawa Partai Gerindra dalam wawancara di Youtube Kanal Anak Bangsa, Arief pun memilih untuk membantu buruh terdampak Covid-19, dibanding menghadiri sidang tersebut.

"Jadi rawe-rawe rantas malang-malang putung.Saya tidak akan hadir, monggo aja. Mendingan saya ngurusin kawan-kawan buruh biar pada bisa kerja lagi akibat Covid-19, lebih besar manfaatnya," papar Arief.

Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto meninggalkan panggung seusai menyampaikan pengarahan dalam peringatan HUT ke-12 Partai Gerindra di kantor DPP Partai Gerindra, Jakarta Selatan, Kamis (6/2/2020). Kegiatan yang dihadiri oleh para kader Partai Gerindra tersebut mengangkat tema Setia Bergerak untuk Indonesia Raya.
Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto meninggalkan panggung seusai menyampaikan pengarahan dalam peringatan HUT ke-12 Partai Gerindra di kantor DPP Partai Gerindra, Jakarta Selatan, Kamis (6/2/2020). Kegiatan yang dihadiri oleh para kader Partai Gerindra tersebut mengangkat tema Setia Bergerak untuk Indonesia Raya. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/aww)

Hari ini, Majelis Kehormatan DPP Partai Gerindra akan menggelar sidang klarifikasi Arief Poyuono terkait pernyataannya isu PKI dimunculkan kadrun.

Pimpinan Majelis Kehormatan DPP Partai Gerindra Habiburokhman mengatakan, sidang Majelis Kehormatan DPP Gerindra akan digelar hari ini dengan protokol anti penularan Covid-19.

"Kami berharap saudara teradu Arief Poyuono bisa hadir tepat waktu, sehingga bisa mendapatkan kesempatan membela diri," kata Habiburokhman kepada Tribunnews.com, Jakarta, Selasa (23/6/2020).

Habiburokhman menjelaskan, saat sidang nanti, sebagian anggota Majelis Kehormatan hadir secara fisik di DPP Gerindra dan sebagian hadir secara virtual.

"Saya sendiri akan mengikuti sidang secara virtual dari gedung DPR RI," ucapnya.

Dijadwalkan sidang Majelis Kehormatan DPP Gerindra dengan teradu Arief Poyuono akan dilaksanakan sekitar pukul 13.00 WIB.

 Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ucapan PKI dan Kadrun, Arief Poyuono Nekat Tak Hadiri Sidang Majelis Kehormatan Gerindra

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved