Ingat Johny Indo Perampok Legendaris Jakarta? 129 Kilogram Emas Dibagikan ke Warga Miskin
epatnya, 129 kilogram emas hasil rampokan itu semuanya dibagikan Johny Indo kepada masyarakat miskin
TRIBUNJAMBI.COM - Nama preman besar ini terkenal pada 1970-1980-an.
Ratusan kilogram emas dirampok Johny Indo di Jakarta.
Tepatnya, 129 kilogram emas hasil rampokan itu semuanya dibagikan Johny Indo kepada masyarakat miskin
Johny Indo dikenal sebagai preman besar Jakarta. Namun akhirnya dia beralih profesi menjadi artis.
• Misteri Keterlibatan John Kei dalam Penganiayaan di Cengkareng dan Green Lake City, Video Jadi Bukti
• Suasana Mencekam Saat Penangkapan John Kei, warga Dengar Puluhan Kali Suara Tembakan
• Detik-detik Penangkapan John Kei Godfather Jakarta, Para Terduga Pelaku Sempat Menghalangi Polisi
Johny Indo merupakan sosok legendaris bagi masyarakat Indonesia.
Johny Indo dijuluki Robinhood Indonesia meninggal dunia.
Pria bernama asli Yohanes Herbertus Eijkenboom meninggal dunia pada Minggu (26/1/2020), sekira pukul 07.45 WIB dari info yang beredar.
Dari penuturan Santa, Johny Indo memang sudah sempat sakit-sakit dan menjalani operasi hernia.
Dari sinilah kondisi dari Johny Indo mulai tidak stabil.

“Dia sakitnya cuma hernia sama jatuh, abis operasi hernia itu kurang lebih sebulan.
Karena anak-anaknya kerja, dia mungkin di rumah mau ambil apa-apa jatuh. Mulai dari situ enggak bisa bangun, sakit,” ucapnya lagi.
Santa menceritakan detik-detik meninggalnya sang kakek.
Menurut Santa, pihak keluarga sempat mengira Johny masuk angin.
Oleh karenanya, terhadap almarhum dipijit.
• Misteriusnya Sistem Kerja Intelijen Kopassus, Sersan Badri Diminta Sembunyikan Istri Panglima Musuh
Tetapi, Johny justru menghembuskan nafas terakhir setelah dipijit oleh anggota keluarga.
“Tadi pagi pas mau dimandiin, di rumah, napasnya mulai engap-engapan. Dipikir masuk angin, jadi dipijitin,” ucap Santa.
Hingga pada akhirnya, Santa mendengar kabar bila Johny Indo telah meninggal dunia.
“Harusnya hari ibadah di gereja kan. Karena kebetulan pagi kita dikabarin bahwa menghembuskan napas terakhir, otomatis kita enggak mengadakan ibadah,” ucapnya lagi.
Setelah sempat menjadi bintang film, termasuk memerankan dirinya sendiri yang kabur dari Lapas Nusakambangan, Johny Indo menjadi mualaf dan sering mengisi dakwah dari masjid ke masjid.