Gadis ABG Jadi Korban Pelecehan Seksual Saat Bersepeda: Nggak Cuma Menyentuh, Dia Ngeremes Gitu

"Saya langsung syok lalu berhenti di pinggir jalan, nangis. Saya telpon saudara saya buat nyamperin saya di tempat itu," katanya.

Editor: Tommy Kurniawan
ilustrasi/You Tube
Ilustrasi pelecehan 

TRIBUNJAMBI.COM - Bagi wanita yang sedang bersepeda nampaknya harus berhati-hati.

Pasalnya kasus pelecehan seksual mulai marak terjadi khususnya bagi pengendara roda dua.

LD (24), warga Gajah Raya, Gayamsari, Semarang Timur menjadi korban pelecehan seksual saat olahraga bersepeda.

Pengalaman pahit itu bermula ketika dia dan rombongan pesepeda lainnya menuju kawasan Kota Lama hingga melintas ke Simpang Lima pada pekan lalu.

Usai menyusuri kawasan tersebut, dia terpisah dari rombongan karena memutuskan untuk tetap mengowes sepedanya menuju Jalan Sriwijaya.

Kala itu, rombongan sedang beristirahat di perempatan penghubung antara Jalan Pahlawan dan Jalan Sriwijaya.

"Waktu itu saya memilih jalan terus. Pas di Jalan Sriwijaya itu tiba-tiba ada yang sentuh pantat saya, bahkan enggak cuma menyentuh, dia benar-benar ngeremes gitu," ungkapnya, Minggu (21/6/2020).

Awalnya, LD mengira peristiwa itu dilakukan oleh saudara perempaunnya.

Namun, dia baru menyadari ternyata pelakunya adalah seorang pria yang mengendarai sepeda motor yang berusia sekitar 35 tahun.

"Saya kaget ternyata di belakang ada orang naik motor scoopy warna putih dan helm putih. Laki-laki sekitar 35 tahun pakai kaos warna kuning dan celana kolor abu-abu," ujarnya.

Puas melancarkan aksinya, pelaku langsung tancap gas dengan sepeda motornya.

"Saya langsung syok lalu berhenti di pinggir jalan, nangis. Saya telpon saudara saya buat nyamperin saya di tempat itu," katanya.

Dia mengaku peristiwa pelecehan seksual itu meninggalkan trauma mendalam.

Terlebih jika harus berkendara keluar rumah sendirian.

"Kalau pas mau kerja berangkat ke kantor naik motor sendiri jadi takut, apalagi kalau liat scoopy putih masih trauma," jelasnya.

Dia berharap polisi dapat segera menangkap pelaku pelecehan tersebut.

"Saya yakin yang jadi korban pelecehan bukan cuma saya saja. Pelakunya dihukum seadilnya karena masuk tindak kejahatan. Dan buat korban-korban lainnya agar berani bersuara," pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Asyik Olahraga Bersepeda, Wanita Ini Jadi Korban Pelecehan Seksual di Semarang", https://regional.kompas.com/read/2020/06/22/07462131/asyik-olahraga-bersepeda-wanita-ini-jadi-korban-pelecehan-seksual-di?page=all#page2.

Sumber: Kompas.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved