32 Ribu Peserta BPJS Kesehatan Gratis Dinonaktifkan, Masnah: Pemkab akan Melakukan Penyaringan Lagi

Sebanyak 32 ribu warga Muarojambi peserta BPJS Kesehatan gratis, dinonaktifkan kepesertaannya oleh Kementerian Sosial(Kemensos).

Tribunjambi/Hasbi
Bupati Muarojambi sampaikan LKPJ Anggaran 2019. 

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Sebanyak 32 ribu warga Muarojambi peserta BPJS Kesehatan gratis, dinonaktifkan kepesertaannya oleh Kementerian Sosial (Kemensos).

Bupati Muaro Jambi, Masnah Busro mengatakan, terkait penonaktifan tersebut pihaknya akan memanggil pihak-pihak terkait seperti Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan untuk mencari solusinya.

Menurut Masnah, dinonaktikannya 32 ribu penerima BPJS kesehatan gratis tersebut, karena tidak masuk dalam Data Kesejahteraan Sosial (DTKS). Dan Pemkab Muaro Jambi akan lakukan penyaringan lagi untuk mencari masyarakat yang layak mendapatkannya

"Yang menonaktifkan 32 ribu BPJS gratis itu Kemensos, untuk itu Pemkab Muarojambi akan lakukan penyaringan lagi, agar penerimanya masyarakat yang layak menerima, yang kemungkinan juga akan didanai melalui APBD Muarojambi pada APBD perubahan," sebutnya.

Masnah menyebut, pihaknya akan melihat perkembangan di perubahan anggaran.

“Soalnya kan kemarin lagi fokus dampak Covid-19. Untuk itu kita juga akan panggil pihak-pihak terkait seperti Dinsos dan Dinkes untuk mencari solusinya juga," katanya, Senin (22/6).

Lebih lanjut dikatakan Masnah akan ada kebijakan dari Pemkab Muarojambi bila sewaktu-waktu masyarakat ada yang sakit, tidak mengetahui jika BPJS gratisnya sudah dinonaktifkan ingin berobat tidak bisa.

"Yang pasti nanti ada kebijakan dari Pemkab Muarojambi, tidak mungkin kan ada masyarakat kita lagi sakit kita telantarkan, sakit kan tidak bisa di tunda, yang jelas ada kebijakan dari Pemerintah Muarojambi," sampainya.

Penulis: Hasbi Sabirin
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved