Rabu, 3 Juni 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

unik

Fotografer Ini AMbil Foto Terlarang di Korea Utara, Ini Gambar-Gambarnya, Jalan Sepi

Fotografer Eric Lafforgue adalah salah satu dari sedikit orang yang sangat beruntung yang memiliki kesempatan untuk melihat seperti apa Korea Utara.

Tayang:
Editor: Jaka Hendra Baittri
grid.id
Foto-foto ilegal di Korea Utara Bocor 

TRIBUNJAMBI.COM - Korea Utara punya daya magis tersendiri untuk para wisatawan, banya misteri dan juga banyak aturan. Terlalu banyak aturan seperti dilarang foto ini dan itu. 

Apakah Anda bercita-cita berlibur ke Korea Utara?

Mungkin beberapa di antara Anda penasaran dengan negara yang satu ini.

Negara ini dipimpin oleh Kim Jong-un hingga saat ini, dia melarang turis asing untuk mengambil gambar kehidupan di Korea Utara, terutama yang menunjukkan kesusahan.

Namun rupanya ada turis yang cukup nekat mengambil foto mereka.

Berhari-Hari Bau Bangkai Meneror Warga Kota Meksiko, Ternyata Polisi Bongkar Sumbernya, Mengerikan

Fotografer Eric Lafforgue adalah salah satu dari sedikit orang yang sangat beruntung yang memiliki kesempatan untuk melihat seperti apa Korea Utara.

"Sejak 2008, saya telah berkelana ke Korea Utara enam kali," katanya.

"Berkat kartu memori digital, saya bisa menyimpan foto yang dilarang untuk diambil atau diperintahkan untuk dihapus oleh para pemandu."

Setelah Lafforgue kembali dari perjalanan ke Korea Utara ke-6 pada tahun 2012, pemerintah menemukan bahwa dia secara diam-diam mengambil foto secara online.

Penghulu Nikahkan Mantan Istri dengan Teman Sendiri, Netizen Bilang Kayak Sinetron, Ternyata Sedih

Mereka menuntutnya untuk menghapus foto yang diunggah.

"Saya menolak karena saya menunjukkan semua aspek Korea Utara: yang baik dan yang buruk."

"Sama seperti yang saya lakukan dengan negara manapun yang saya kunjungi, saya menolak untuk membuat pengecualian untuk Korea Utara dan mereka tidak menyukainya seperti ini."

Segera, pemerintah Korea Utara melarang Lafforgue untuk mengunjungi negaranya lagi.

"Selama makan di pedesaan, saya bisa berbicara dengan penduduk setempat berjam-jam, berkat pemandu saya."

"Mereka banyak bercerita tentang bagaimana mereka hidup, apa yang mereka impikan, dan seterusnya."

Sumber: Suar.id
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved