Diprediksi Isu SARA Tak Laku di Pilkada 2020, Digantikan Kampanye Soal Strategi Perangi Covid-19
Isu suku, agama, ras, dan antargolongan atau isu SARA diprediksi tak akan laku dalam kampanye Pilkada serentak tahun 2020 tidak akan lagi laku.
TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Isu suku, agama, ras, dan antargolongan atau isu SARA diprediksi tak akan laku dalam kampanye Pilkada serentak tahun 2020 tidak akan lagi laku.
Menurut Bahtiar, isu SARA akan berganti dengan strategi para calon kepala daerah dalam menawarkan solusi memerangi pandemi virus corona atau Covid-19.
Hal itu disampaikan Bahtiar saat diskusi bertajuk 'Mengupayakan Pilkada Serentak Berkualitas di Tengah Pandemi Covid-19: Isu-isu Subtansional yang Perlu Dicermati' melalui virtual, Jumat (19/6/2020).

"Bagi kami, pilkada ini harus dijadikan peluang. Justru karena Covid-19, calon-calon kepala daerah yang biasanya mengkapitalisasi SARA secara ekstrem, besok sudah tidak laku," kata Bahtiar.
Bahtiar menilai, hal tersebut menjadi keuntungan dalam menggelar Pilkada di tengah pandemi ini.
Menururnya, isu SARA tak akan menjadi perhatian masyarakat karena telah merasakan dampak akibat Covid-19, terutama dampak ekonomi.
"Karena musuh bersama rakyat sekarang ini adalah Covid-19," ucap Bahtiar.
• Billy Syahputra Dekati Amanda Manopo, Malah Diancam Nagita Slavina hingga Pesan Mesra Vicky Prasetyo
• Peringatan Dini BMKG Sabtu (20/6) - Dominasi Hujan Petir dan Gelombang Tinggi
Untuk itu, Bahtiar mengatakan, para calon kepala daerah harus mampu memberikan keyakinan dan inovasi di daerahnya untuk melawan Covid-19.
Ia mencontohkan, bagaimanan calon kepala daerah bisa menjanjikan hidup berkelanjutan dan produktif tetapi tetap aman di saat pandemi Covid-19.
"Inovasi-inovasi baru itu pasti jadi yang ditunggu masyarakat. Ini jadi peluang bagi kami untuk masyarakat mendapatkan kepala daerah yang dapat gagasan, pertarungan gagasan untuk mengatasi Covid-19 dan dampaknya," jelasnya. (Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Isu SARA Diprediksi Tak Akan Laku di Pilkada 2020, Tergeser Kampanye Soal Strategi Perangi Covid-19,
Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Anita K Wardhani