Corona Jambi Terkini
7 Wilayah di Jambi Masuk Zona Kuning Covid-19, Ini Daftarnya
Tim gugus tugas penanganan Covid-19 Provinsi Jambi menggelar rapat terbatas kondisi epidemologi terkait penanganan serta pelaksanaan new normal.
Penulis: Zulkipli | Editor: Teguh Suprayitno
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Tim gugus tugas penanganan Covid-19 Provinsi Jambi menggelar rapat terbatas kondisi epidemologi terkait penanganan serta pelaksanaan new normal Covid-19 di Provinsi Jambi, Kamis (18/6/2020).
Rapat dipimpin langsung oleh Pj Sekda Provinsi Jambi Sudirman selaku wakil ketua tim gugus tugas, serta diikuti Balitbangda, Direktur Rumah Sakit Umum Raden Mattaher, TNI, Polri, Kejaksaan, BPKP, Dinas Kesehatan, BPBD, serta pihak terkait Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Jambi.
Ada beberapa indikator penentuan status atau zona Covid-19 yang dapat mengacu pada kriteria WHO, Kepmendagri dan Gugus Tugas Covid-19.
Terkait penetapan zonasi hadapi new normal bagi daerah di Provinsi Jambi menetapkan Indikator Gugus Tugas Covid-19 yang disepakati untuk dilaksanakan.
• BREAKING NEWS, Warga Niaso Temukan Mayat Mengapung di Sungai Batanghari
• Warga Merangin Jadi Korban Salah Tangkap, Babak Belur Digebuki Petugas, Dituduh Curi Motor
"Indikator Gugus Tugas Covid-19 kita sepakati selanjutnya update data setiap dua minggu," ungkap H.Sudirman.
Pengambilan data atau data terbaru minimal dilakukan dua minggu sekali guna mengetahui kondisi terbaru dan langkah penting yang perlu dilakukan menyikapi perubahan data hingga pelaksanaan new normal dapat berjalan sesuai acuan atau Indikator Gugus Tugas Covid-19.
"Ada zona hijau dan pembuktian kembali berdasarkan data lapangan itu yang penting dilaksanakan," jelas H.Sudirman.
Pihak akademisi atau peneliti dari Unja Ummi Kalsum memaparkan, data serta kondisi yang perlu disikapi oleh Gugus Tugas Provinsi Jambi terkait sumber data untuk menghitung indikator berasal dari data surveilans dan database rumah sakit online Kementerian Kesehatan.
Data yang dianalisis merupakan data kumulatif mingguan, status risiko kenaikan kasus akan diupdate setiap minggu.
Setiap indikator (Indikator epidemiologi, surveilans kesehatan masyarakat dan pelayanan kesehatan) diberikan skoring dan pembobotan lalu dijumlahkan.
Hasil perhitungan dikategorisasi menjadi empat zona risiko yaitu
Zona Risiko Tinggi 0-1.80 (Merah)
Zona Risiko Sedang 1.81-2.40 (Oranye)
Zona Risiko Rendah 2.41-3.0 (Kuning)
Zona Tidak Terdampak tidak tercatat kasus Covid-19 positif (Hijau)