Maling Terekam CCTV

Uang Rp 3 Juta Raib, Penjaga Warung di Jambi Kena Hipnotis, Pelaku Pura-pura Pesan Sabun

Nasib apes menimpa Ruri (24) warga Gang Bolong, Simpang III Sipin, Kota Baru, uang Rp 3 juta raib setelah dirinya dihipnotis.

Penulis: Aryo Tondang | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Aryo Tondang
Wandra memperlihatakan laci isi uang yang digasak pelaku hipnotis. 

TRIBUNJAMBI.COM,JAMBI-  Nasib apes menimpa Ruri (24) warga Gang Bolong, Simpang III Sipin, Kota Baru, uang Rp 3 juta raib setelah dirinya dihipnotis laki-laki Kamis (11/6) sekira pukul 17.30 WIB.

Uang tabungan Rp 3 juta milik Ruri rencananya digunakan untuk membayar kredit mobil dan modal warung.

Wandra (30) suami Ruri menuturkan, untuk mengalihkan perhatian sang isteri, pelaku dengan sengaja memesan barang yang berbeda-beda dengan nada yang keras.

"Jadi dia itu langsung masuk, pesan mie, rokok, sabun, sama beras. Itu dia cepat nian ngomongnya bang," kata Wandra Sabtu (13/6) sore.

Setelah dalam penguasaan pelaku, Wandra menjelaskan pelaku langsung menepuk pundak isterinya.

KPU Bisa Tolak Calon Kepala Daerah Mantan Pengguna Narkoba

Disebut uang perahu layar, Lembar 100 Rupiah Lama Ini Jadi Buruan Kolektor

Viral & Jadi Trending Topic Hari Ini, Ga Sengaja Siram Novel Baswedan, Najwa Shihab Ikut Unggah Ini

Seketika isterinya langsung terdiam, dan pelaku langsung beraksi, dengan menggasak uang yang berada di laci serta tabungan yang tersimpan di dalam sebuah dompet yang diletak di atas meja toko.

"Dia ngambil semua pas isteri saya lagi ngambil beras, langsung dia tepuk pundaknya, ya udah gak lama habis semua," terangnya.

Akibat kejadian tersebut, korban harus menutup warungnya lantaran tidak memiliki modal dan masih dalam kondisi trauma.

"Isteri saya masih trauma bang, belum kepikiran buat lapor polisi," tutupnya.

Terpisah, Kapolsek Kota Baru, AKP Afrito Marbaro Macan mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan atas kejadian tersebut. Dia mengatakan, sejauh laporan korban belum masuk, pihak kepolisian tidak dapat mengambil tindakan.

"Kita belum terima laporannya, jadi belum kita proses. Jika laporan sudah masuk, pasti langsung kita selidiki," kata Afrito, Sabtu (13/6) sore.

Lebih lanjut, Afrito mengimbau agar siapa saja yang menjadi korban kejahatan dan tindak kriminal lainnya untuk segera melapor.

Terkait dengan insiden tersebut, Afrito juga mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati jika bertemu dengan orang baru yang tidak dikenal.

"Terkait insiden tersebut, masyarakat harus berhati-hati, pikiran jangan sampai kosong, dan hindari perhiasan yang berlebih jika keluar rumah," tutupnya.
 

--

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved