Berita Kerinci
Bupati Kerinci Tanda Tangani Komitmen Pencegahan Stunting
"Dalam hal ini untuk pencegahannya, kita turut serta tanda tangani komitmen bersama dalam penanganan pencegahan fokus stunting," ujar Bupati.
Penulis: Herupitra | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Bupati Kerinci turut serta tandatangani komitmen bersama dalam penanganan pencegahan stunting di Kabupaten Kerinci.
Hal itu dalam upaya mendorong konvergensi program penurunan angka stunting di Indonesia.
Penandatanganan komitmen bersama tersebut, dilakukan diruang pola kantor Bupati Kerinci pada Rabu (10/6/2020).
• Peristiwa Kalabakan 1963 Pertempuran Brutal KKO Marinir vs Pasukan Elite Inggris dan Malaysia
• Tak Mau Disuruh Awasi Tukang, Warga Talang Bakung Ini Tikam Kakak Kandungnya
• Ratusan CJH Muarojambi Batal Berangkat Akibat Corona, Kemenang: Belum Ada yang Tarik Uang Pelunasan
Sekaligus rembuk Aksi Percepatan dan Penanganan Stunting di Kabupaten Kerinci.
Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Kerinci, Pj Sekda Kerinci, nara sumber dari Bappeda Provinsi Jambi, TA Pendamping Desa Kerinci, dan OPD terkait.
Kepala Bappeda Kerinci, Atmir mengatakan bahwa tujuan rembuk stunting ini yakni, menyampaikan hasil analisis situasi dan rancangan rencana kegiatanintervensi penurunan stunting Kabupaten terintegrasi.
Disamping itu juga mendeklarasikan komitmen Pemda dan menyepakati rencana kegiatan intervensi penurunan stunting terintegrasi.
"Serta membangun komitmen publik dalam kegiatan penurunan stunting secara terintegritas di kabupaten/kota," ujarnya.
Bupati Kerinci, Adirozal mengatakan bahwa permasalahan gizi saat ini baik gizi kurang termasuk stunting, terjadi hampir di seluruh strata ekonomi masyarakat baik di pedesaan maupun di perkotaan.
Hal ini menunjukkan bahwa, yang mendasari terjadinya masalah gizi tersebut bukan hanya kemiskinan. Namun juga kurangnya pengetahuan masyarakat akan pola hidup sehat dan pemenuhan gizi yang optimal.
"Dalam hal ini untuk pencegahannya, kita turut serta tanda tangani komitmen bersama dalam penanganan pencegahan fokus stunting," ujar Bupati.
Menurut orang nomor Satu di Kabupaten Kerinci ini, bahwa dalam gerakan ini mengedepankan upaya bersama. Yakni antara Pemerintah dan masyarakat, melalui penggalangan partisipasi dan kepedulian pemangku kepentingan secara terencana dan terkoordinasi.
Terpisah Tim Ahli PSD Kerinci, Heri Kiswanto, mengatakan bahwa rembuk stunting menjadi acuan dalam Konvergensi/keterpaduan dalam pencegahan stunting ke depannya.
"Dalam rembuk stunting, dilakukan penandatanganan komitmen bersama untuk pencegahan stunting di Kerinci," ungkapnya.
Dirinya juga mengucapkan terimakasih atas antusiasme dan komitmen yang tinggi pemkab kerinci dalam pencegahan stunting.
"Semoga dengan komitmen bersama ini, akan mewujudkan Kerinci lebih baik lagi," tegasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/bupati-kerinci-adirozal-saat-tanda-tangani-stunting.jpg)