Berita Sarolangun

Pemekaran Kecamatan di Kabupaten Sarolangun Tinggal Menunggu Persetujuan Pemerintah Pusat

Beberapa hari kedepan, hal ini akan disampaikan ke provinsi, dan kemudian dari provinsi akan diteruskan ke pusat agar dapat direalisasikan.

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Wacana pemekaran kecamatan di Kabupaten Sarolangun saat ini masih berproses.

Usai mempersiapkan berbagai macam persyaratan pemekaran kecamatan ini, Pemkab Sarolangun masih menunggu persetujuan dari pusat.

Asisiten 1, Setda Sarolangun, Arif Ampera mengatakan, jika untuk pemekaran di wilayah Kecamatan Mandiangin dalam, pihaknya sudah menyiapkan semua perayaratan dan sudah menyelesaikan kesepakatan batas wilayah.

Menguak 5 Fakta Pangeran Tedjo, Suami dr Reisa Broto Asmoro yang Ternyata Geluti Dunia Tinju

Jadwal Pendaftaran dan Ujian Seleksi Mandiri, ITB, UI, UGM Hingga UNM

VIDEO Jet Tempur China Mendekat usai Pesawat AS Melintas, Militer Taiwan Langsung Bereaksi

Hal utama yang menjadi pertimbangan ini selain luas wilayah adalah batas yang harus disepakati antara desa dan desa lainnya.

"Kecamatan yang dimekarkan harus clear, clear dan clean, kita baru dapat menyeleaiakan batas kecamatan mandiangin dalam, peta dan kesepakatan beberapa desa di luar kecamatan tersebut," katanya, Rabu (10/6/2020).

Beberapa hari kedepan, hal ini akan disampaikan ke provinsi, dan kemudian dari provinsi akan diteruskan ke pusat agar dapat direalisasikan.

"Kemungkinan mekar dan tidak ada kendala lagi, peta sudah diteken dan clear," ujarnya.

Lanjutnya, jika hal lain seperti perda pemekaran kecamatan, dan tim teknis sudah tidak ada kendala lagi. Hanya saja pihaknya akan menunggu persetujuan dari pusat.

"Kita berharap sebelum pilkada kecamatan yang sudah dimekarkan sudah terealisasi," ungkapnya.

Jika terealisasi, kecamatan yang akan dimekarkan di wilayah Mandiangin dalam ini akan berpusat kecamatan di Desa Butang Baru yang dinamai Kecamatan Mandiangin Timur.

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved