Berita Sarolangun

Takut Covid-19, Sebagian Warga SAD di Sarolangun Masih di Dalam Hutan

Hal ini karena sebagian dari puluhan kepala keluarga (KK) SAD masih tetap tinggal di dalam hutan karena masih takut adanya ancaman virus Covid-19.

Tribunjambi/wahyu
SAD di Sarolangun yang masih memilih tinggal di dalam hutan karena Corona 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Sebagian kelompok dari Suku Anak Dalam (SAD) di wilayah Kabupaten Sarolangun mulai pulang ke rumah yang disediakan pemerintah.

Di perumahan khusus SAD itu tampak hanya kaum laki-laki saja yang berada di rumah.

Hal ini karena sebagian dari puluhan kepala keluarga (KK) SAD masih tetap tinggal di dalam hutan karena masih takut adanya ancaman virus Covid-19.

11.800 Siswa Lulusan SD di Kota Jambi Bakal Tertampung di SMP

Dibintangi Song Joong-Ki, Sinopsis Film The Battleship Island Tayang Pukul 21.30 WIB di Trans7

Diakui oleh pendamping SAD, Jenang Mustafa mengatakan bahwa memang ada sebagaian yang sudah pulang dari hutan. Dan sebagian lagi masih tetap tinggal di dalam hutan.

"Sebagain lah ado yang balek, sebagain ado lagi di dalam (hutan)," katanya, Senin (8/6/2020).

Ada beberapa kelompok SAD seperti di Suka Jadi Kecamatan Bathin VIII, dari 37 KK sudah ada 28 KK yang menempati rumah.

"Di Pulau lintang memang masih sedikit dan hanya bebrapa orang, tinggal yang tuo-tuo ," katanya.

Sedangkan di Limbur tembesi memang belum ada perumahaan dan SAD wilayah itu masih berada di dalam hutan.

Akibat dari Covid-19 ini, secara spesifik aktifitas SAD saat ini memang belum ada. Namun jika kegiatan mencari makan, mereka masih mencari dengan cara berburu.

Tambahnya lagi, SAD saat ini memang memilih untuk tetap di hutan sembari menunggu keputusan dari pemerintah terkait Covid-19.

"Kalok misalnya ada keputusan dari pemerintah terkait covid ini, dio takut jugo, kalok agak aman, balik. Kalau ini laki-laki yang balik dan betino masih di dalam," jelasnya.

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved