Tak Terima Dinasihati Karena Jarang Pulang, Pria ini Tega Bacok Ayah Kandung Hingga Tewas

Seorang pria tega membacok ayah kandung sendiri karena tak terima saat dinasihati korban!

Editor: Heri Prihartono
Kolase TribunMadura.com
Ilustrasi Pembacokan 

TRIBUNJAMBI.COM - Seorang pria tega membacok ayah kandung sendiri karena tak terima saat dinasihati korban!

MT (29), warga Desa Nenoat, Kecamatan Nunkolo, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT), nekat membacok ayahnya, HT (62), hingga tewas.

MT membacok ayahnya menggunakan sebilah parang setelah terlibat cekcok.

Daftar 136 Kabupaten/Kota Dengan Risiko Rendah Covid-19 Per 7 Juni 2020, Ada 7 Daerah di Jambi

"Pelaku membacok ayahnya berulang kali di bagian kepala, leher, dan badan hingga tewas di tempat," kata Kasat Reskrim Polres TTS, Iptu Hendricka RA Bahtera, saat dihubungi Kompas.com, Senin (8/6/2020) petang.

Tak lama berada di rumah pelaku bertengkar dengan ayahnya. Pertengkaran itu terjadi karena pelaku jarang berada di rumah.

Sang ayah menasihati pelaku yang tak memiliki pekerjaan tetap dan sering keluar rumah tanpa alasan jelas.

Editor New York Times Mundur Setelah Opini Politisi Republik Tuai Kritik Pedas

"Pelaku tidak mempunyai pekerjaan tetap dan sering keluar rumah tanpa alasan yang jelas sehingga sering terjadi pertengkaran antara korban dan pelaku," kata Hendricka.

Melihat suami dan anaknya bertengkar, sang ibu pergi ke rumah salah satu anaknya, AT. Rumah itu berada sekitar 400 meter dari rumah mereka.

Tiba di rumah AT, sang ibu menceritakan pertengkaran antara pelaku dan korban. Sang ibu meminta AT melerai pertengkaran itu.

AT pun buru-buru ke lokasi pertengkaran. Saat tiba di lokasi, ia memanggil nama pelaku dan korban, tetapi tak mendapatkan jawab.

Kisah Dukun Sakti Jambi Tolak Hadiah Mobil dari Soekarno, Namun Meminta Barang Sederhana Ini

AT pun melihat ke belakang rumah dan mendapati ayahnya tewas dengan tubuh penuh luka bacok.

Melihat hal itu, AT memberi tahu sang ibu. Mereka lalu melaporkan insiden itu kepada ketua adat desa setempat.

"Ketua adat desa setempat kemudian menelepon anggota Polsubsektor Nunkolo Brigpol Deki Faot untuk menginformasikan kejadian tersebut," kata Hendricka.

Polisi lalu turun ke lapangan dan menangkap pelaku yang bersembunyi di salah satu rumah warga.

"Jenazah korban telah diotopsi di dekat lokasi kejadian dan telah diserahkan ke pihak keluarga. Sedangkan pelaku saat ini telah diamankan di Mapolres TTU untuk proses hukum selanjutnya," jelas Hendricka.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tak Terima Dinasihati karena Jarang di Rumah, Pria ini Bacok Ayahnya sampai Tewas"

 
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved