Aneh Tapi Nyata, Hampir Setiap Hari Pria Ini Dikirimi Pizza yang Tak Pernah Ia Pesan Selama 9 Tahun
Ia mengungkapkan bahwa Pizza itu tidak diantar setiap hari. Tapi beberapa hari sekali.
TRIBUNJAMBI.COM - Seorang pria berusia 65 tahun di Belgia telah menerima pesanan pizza yang tidak pernah ia pesan selama hampir satu dekade terakhir.
Melansir dari The Brussels Times, Jumat (5/6/2020) pria yang bernama Jean Van Landeghem mengatakan bahwa dia “kurang tidur” karena Pizza yang diantar ke rumahnya itu tidak pernah ia pesan sebelumnya.
Ia mengungkapkan bahwa Pizza itu tidak diantar setiap hari. Tapi beberapa hari sekali.
Selama sembilan tahun terakhir, pizza yang tidak pernah ia pesan itu dikirim ke rumahnya di Turnhout, di Provinsi Antwerpen, Belgia.
• Ramalan Zodiak 7 Juni 2020 12 Bintang, Aries Jomblo Bakal Jadi Pusat Perhatian, Gemini Lancar
• Jelang Episode Terakhir The King: Eternal Monarch, Lee Min Ho Unggah Foto Menonton Dirinya Sendiri
"Itu dimulai sembilan tahun yang lalu," kata Van Landeghem.
“Tiba-tiba, seorang pengantar pizza memberiku banyak pizza. Tapi saya tidak memesan apa-apa, " tambahnya.
Pada awalnya, dia pikir itu adalah kesalahan sederhana yang salah alamat pengiriman.
Namun, pesanan pizza, kebab, pittas, dan makanan lain yang tidak pernah dia pesan terus berdatangan ke alamat rumahnya.
“Itu bisa pada hari kerja atau selama akhir pekan, dan kapan saja. (Pesanan itu datang dari) layanan pengiriman di Turnhout, tetapi juga dari daerah sekitarnya.
Saya bahkan menerima pesanan jam 2:00 pagi,” kata Van Landeghem.
Ia mengungkapkan bahwa dirinya begitu ketakutan dan risih ketika mendengar sepeda motor kurir Pizza.
“Aku tidak bisa tertidur. Saya mulai bergetar setiap kali saya mendengar skuter di jalan. Saya takut seseorang akan datang untuk mengantarkan pizza ke alamat ku, ”ungkapnya.
Suatu hari di bulan Januari 2019, Van Landeghem mengatakan, 10 orang pengantar yang berbeda muncul di rumahnya, salah satu kurir tersebut membawa 14 pizza panas.
Merasa tak pernah melakukan pesanan, Van Landeghem menolak semua kurir yang mengantar pesanan ke rumahnya itu.
"Saya selalu menolak pengiriman, jadi saya tidak pernah membayar apa pun," katanya.
Ia menambahkan bahwa kelakuan semacam ini tidak hanya mengganggu baginya, tetapi juga untuk restoran itu.
“Mereka (restoran) harus membuang makanan. Sewaktu 10 orang kurir datang, saya menghitung biayanya € 450 (Rp 7,1 Juta), ”kata Van Landeghem.
“Aku membeli pizza beku dari Colruyt atau Aldi. Saya tidak pernah meminta mereka untuk dikirim ke rumah saya," tambahnya.
• Amerika Serikat Wajib Waspada, China Miliki Rudal Berkecepatan Supersonik, Ini Hasil Uji Kekuatannya
Van Landeghem menceritakan bahwa, seorang temannya yang berada di Kota Herenthout juga mengalami hal yang sama.
“Seorang teman saya yang tinggal di Herenthout juga mengalami hal yang persis dengan saya. Dia telah menerima pizza yang tidak dia pesan selama sembilan tahun juga, ” katanya.
“Terkadang kami berdua mendapatkannya pada hari yang sama. Ketika itu terjadi, kami saling memperingatkan untuk menunggu pengiriman, ”katanya.
Van Landeghem meyebut bahwa kemungkinan orang iseng di balik ini semua merupakan orang yang kenal mereka berdua.
Van Landeghem telah membuat laporan ke pihak Kepolisian setempat dengan tuduhan pengiriman fiktif beberapa kali.
Namun, hingga sekarang, ia masih belum mengetahui siapa orang di balik ini semua.
"Saya sudah tidak tahan lagi. Ketika saya mengetahui siapa pun yang mengganggu saya selama sembilan tahun terakhir, Ingat itu bukan hari terbaiknya, ”pungkasnya. (Serambinews.com/Agus Ramadhan)
SUMBER: Tribun Pekanbaru
• Puskesmas Putri Ayu Butuh Dua Dokter Spesialis Agar Bisa Jadi RS Tipe D
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/20052016_pizza_20160510_090109.jpg)