Breaking News:

Banjir di Kerinci

Intensitas Hujan yang Tinggi, Buat Ratusan Rumah Warga di Kerinci dan Sungai Penuh Terendam Banjir

Sejumlah kecamatan di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh, kebanjiran Kamis (4/6/2020) malam.

Tribunjambi.com/Heru Pitra
Banjir yang menggenangi rumah warga dikarenakan intensitas hujan yang tinggi 

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Sejumlah kecamatan di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh, kebanjiran Kamis (4/6/2020) malam.

Hingga Jumat (5/6/2020) siang, masih ada beberapa wilayah yang tergenang banjir.

Banjir terjadi karena tingginya intensitas hujan di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh belakangan ini.

Hujan deras mulai menguyur Kamis sore hingga malam pukul 22.00 WIB. Hal itu membuat debit air sungai dibeberapa desa naik hingga masuk ke dalam rumah warga.

Sembari Urus Ibunya Yang Storke, Hidayat Tetap Kerja Sebagai Penyapu Jalan

Hasil Swab Negatif, 10 Orang yang Sebelumnya Reaktif Covid-19, Dipulangkan

Menurut informasi, terdapat beberapa Kecamatan di Kerinci yang terendam banjir, yakni Kecamatan Siulak, Kecamatan Depati 7, Kecamatan Air Hangat Barat, Kecamatan Air Hangat Timur, Kecamatan Air Hangat, dan Kecamatan Sitinjau Laut.

Sementara di Kota Sungai Penuh, Kecamatan yang terkena banjir yakni Kecamatan Rawang, Tanah Kampung, dan Kecamatan Sungai Penuh.

Pantauan dilapangan pada Jumat (05/06/2020) siang ini, banjir masih merendam rumah warga dibeberapa Kecamatan di Kerinci dan Sungai Penuh.

Kisah Kopassus Selamatkan Pimpinan Negara Lain dari Kudeta, Indonesia Jadi Negara Ditakuti di ASEAN

CEK Langsung Link Daftarnya, Ada Lowongan Kerja Terbaru di 3 Perusahaan BUMN untuk Fresh Graduate

Namun banjir yang paling parah, masih di Kecamatan Koto Baru Rawang dan Rawang.

"Masih ada beberapa desa banjirnya belum surut, debit air sungai masih tinggi. Banjir kali ini, cukup parah," ujar Toni, warga Kerinci.

Sementara beberapa desa lainnya, membuat tanggul dari karung yang berisi pasir. Tanggul tersebut diletakkan di sekeliling rumah untuk menahan air masuk ke rumah.

"Kalau di Desa kami pagi tadi air sudah surut. Tapi biasanya kalau hujan turun lagi banjir kembali terjadi," ujar Antoni, warga Sungai Abu, Air Hangat Timur.

Hal itulah lanjut Antoni, yang selalu dikhawatirkan oleh warga. Dimana jika datang hujan lebat banjir selalu menerjang.

"Kami berharap ada solusi dari pemerintah daerah. Agar banjir yang selalu menghantui kami tidak terjadi lagi," harapnya.

Kepala BPBD Kerinci, Darifus dikonfirmasi mengatakan, bahwa hingga saat ini berdasarkan data sementara terdapat 6 Kecamatan di Kerinci yang diterjang banjir. Namun secara rinci, belum bisa dipastikan desa mana saja yang jadi sasaran banjir tersebut.

"Untuk data per Desa, masih menunggu laporan dari Kades dan anggota yang mendata dilapangan," ungkapnya.(Tribunjambi.com/Heru Pitra)

Penulis: heru
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved