Virus Corona
Daftar Harga Biaya untuk Tes Swab Mandiri di Rumah Sakit, Cek Rinciannya, dari Rp 1,5 Jutaan
Namun sebelum melaksanakan tes swab, biasanya dilaksanakan rapid test sebagai skrining awal untuk mengetahui terjangkitnya virus corona atau tidak.
TRIBUNJAMBI.COM - Hingga Senin (1/6/2020), jumlah kasus positif virus corona di Indonesia menembus angka 26.940.
Jumlah tersebut terus mengalami penambahan seiring dengan meningkatnya jumlah pemeriksaan yang dilaksanakan oleh pemerintah dengan melaksanakan tes swab.
Namun sebelum melaksanakan tes swab, biasanya dilaksanakan rapid test sebagai skrining awal untuk mengetahui terjangkitnya virus corona atau tidak.
Sebagai informasi, tes tersebut berbeda dengan pemeriksaan swab tenggorokan.
• Tak Cukup Satu, Pria Ini Setubuhi Kedua Anak Tirinya Bergantian Selama Sebulan Penuh hingga Hamil
• Daftra Harga Iphone Terbaru Bulan Juni 2020, dari iPhone 8 Plus hingga Seri Paling Mahal 11 Pro Max
Sedangkan, untuk mendiagnosis seseorang terinfeksi virus corona jenis baru menggunakan hasil dari pemeriksaan swab.
Pemeriksaan swab yaitu cara untuk mendapatkan sampel yang digunakan dalam metode PCR.
Pemeriksaan swab menggunakan sampel lendir yang diambil dari dalam hidung atau tenggorokan seseorang.
Sampel lendir yang diambil dengan metode swab akan diperiksa menggunakan metode PCR atau Polumerasi Chain Reaction.
Hasil akhir dari pemeriksaan tersebut menunjukkan ada tidaknya virus corona dalam tubuh seseorang.
Pemeriksaan menggunakan metode PCR membutuhkan waktu beberapa jam hingga beberapa hari untuk menunjukkan hasilnya.
Ini tergantung pada kapasistas laboratorium yang digunakan untuk memeriksa sampel.
Kelebihan dan kekurangan
Pengambilan spesimen lendir menggunakan swab dan pemeriksaan PCR merupakan metode paling akurat untuk mendeteksi virus corona jenis baru yang pertama kali diidentifikasi di China ini.
Namun, pemeriksaan membutuhkan waktu yang lebih lama dan lebih rumit.
Pemeriksaan sampel hanya bisa dilakukan di laboratorium dengan kelengkapan khusus.