Breaking News:

Virus Corona

Dilarang Berpergian Saat Darurat Corona, Suami Istri di Korea Utara yang Kabur Ditembak Mati

Sanksi berat menanti warga Korea Utara yang nekat melanggar masa darurat corona

Editor: Heri Prihartono
KCNA via REUTERS
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mengunjungi Pos Pertahanan Changrindo di front barat, dalam gambar tak bertanggal yang dirilis oleh KCNA pada 25 November 2019. 

TRIBUNJAMBI.COM - Sanksi berat menanti warga Korea Utara yang nekat melanggar masa darurat Covid-19

Bila melanggar ditembak mati adalah hukumannya.

Inilah yang terjadi pada sepasang suami istri seperti diberitakan nypost.com pada Minggu (31/5/2020), sepasang suami istri telah dieksekusi oleh regu tembak di Korea Utara.

Inilah Rekaman Video Terbaru George Floyd Saat Ditangkap Polisi & Daftar Kota yang Terjadi Aksi Demo

Pasangan suami istri yang berasal dari provinsi Ryanggang di dekat China ini berusaha melarikan diri awal bulan ini.

Padahal sudah diumumkan bahwa semua warga harus menjalani karantina terkait virus corona (covid-19).

Dipercayai bahwa pasangan itu, yang diperkirakan berusia 50-an, berusaha membawa keponakan remaja mereka kembali ke orangtuanya di Korea Selatan, menurut laporan itu.

Blak-blakan Sri Mulyani, Jawab Tudingan Soal Pemerintah Lebih Peduli Soal Ekonomi Daripada Kesehatan

"Ayah bocah itu, yang melarikan diri ke Korea Selatan, telah meminta saudara perempuannya untuk membawa putranya kepadanya," seorang warga Ryanggang, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya.

Tetapi mereka sulit melakukannya karena keamanan perbatasan diperketat karena kebijakan karantina di negara ini.

Oleh karenanya, upaya pelarian itu menjadi "tindakan yang sangat berbahaya dan berisiko."

Sementara keponakan mereka selamat karena usianya, menurut laporan itu.

Halaman
123
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved