Warga Karmen Tewas Ditembak

Dandim dan Wabup Sarolangun Mediasi dengan Warga, Jalan Jambi-Sarolangun Dibuka dengan Kesepakatan

Kurang lebih 5 jam jalan utama diblokir, akhirnya Sabtu (30/5/2020) dini hari jalan tersebut sudah bisa dilewati.

Tribunjambi/Wahyu Herliyanto
Warga Desa Karang mendapo (karmen) Kecamatan Pauh, Sarolangun melakukan pemblokiran jalan lintas Sarolangun- Tembesi. aksi ini buntut meninggalnya seorang warga yang diduga ditembak oknum polisi. 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Penembakan warga di Desa Karang Mendapo, Kabupaten Sarolangun berujung pada pemblokiran Jalan Lintas Jambi-Sarolangun dan sebaliknya, Jumat (29/5/2020).

Lebih kurang 5 jam jalan utama diblokir, akhirnya Sabtu (30/5/2020) dini hari jalan tersebut sudah bisa dilewati.

Jalan tersebut sudah dibuka oleh warga, setelah pihak Pemerintah Kabupaten Sarolangun melalui Wakil Bupati Sarolangun, Hilalatil Badri dan Dandim 0420/Sarko, Letkol Inf Tomi Radya Diansyah Lubis melakukan mediasi bersama masyarakat.

15 Foto Penampakan Aura Kasih Gendong Ular, Monyet hingga Bekicot, Ini Alasan Tak Jijik

VIDEO Detik-detik Wanita Keluarga Pasien RS Siloam Makassar Diseret Tim Satgas Covid-19

Kisah Nyata yang Bikin Geger Kolombia, Seorang Istri Bagikan Foto Suami yang Tengah Hamil 8 Bulan

Namun dalam mediasi itu, masyarakat membuka jalan tersebut dengan persyaratan dan kesepakatan bersama.

Wakil Bupati Sarolangun, Hilalatil Badri mengatakan, mediasi sudah dilakukan kepada pihak keluarga dan masyarakat agar akses jalan tidak diblokir. Karena akan mengganggu jalur transportasi yang menghubungkan Sarolangun-Jambi dan sebaliknya.

Beberapa titik kesepakatan dan perdamaian, sehingga warga kooperatif membuka jalan yang sebelumnya sempat dilakukan pemblokiran.

Yaitu, warga meminta proses meninggalnya warga Desa Karmen untuk ditindaklanjuti secara aturan adat.

"Sudah ada kesepakatan dengan keluarga," kata Hilal.

Kemudian, untuk personil kepolisian yang melakukan penembakan agar ditindak sesuai aturan yang berlaku.

"Kita kawal sama-sama, kita ado aturan, jadi jangan nambah masalah baru," ujarnya.

Dandim 0420/Sarko, Letkol Inf Tomi Radya Diansyah Lubis menyampaikan jika tuntutan masyarakat dan keluarga korban sesuai surat perjanjian

Penyelesaian korban Zainubi supaya diurus dan diselesaikan secara adat sesuai dengan ketentuan adat di Desa Karmen.

Kemudian proses kepada pelaku penembakan segera dilakukan. Dan juga melalui via telepon, Kapolres sudah meminta bantuan kepada Polda Jambi untuk memeriksa kasus tersebut.

"Penyelesaian pelaku penembakan agar diproses sesuai dengan aturan dan dijamin langsung oleh Kapolres Sarolangun untuk diberikan sanksi sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," katanya.

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved