Dua Bulan BLT Tak Cair, Warga Dusun Jumbak Bungo Segel Kantor Desa
Puluhan warga Dusun Jumbak, Kecamatan Jujuhan Kabupaten Bungo Jambi melakukan aksi unjuk rasa dan menyegel kantor kepala desa.
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Teguh Suprayitno
TRIBUNJAMB.COM, MUARA BUNGO - Diduga tidak adil pada masyarakat, Kantor Rio Dusun Jumbak disegel warga. Selain itu diminta mengusut pencairan Dana Desa yang diduga menyimpang, Sabtu (23/5/2020).
Puluhan warga Dusun Jumbak, Kecamatan Jujuhan Kabupaten Bungo Jambi melakukan aksi unjuk rasa dan menyegel kantor kepala desa.
Aksi yang didominasi perempuan (ibu ibu) tersebut dengan memasang pelang papan di depan pintu masuk kantor desa serta ditempeli poster bertulisan tuntutan di sekitar dinding kantor.
Aksi itu dilakukan karena warga merasa kesal terhadap Pemerintahan Dusun Jumbak, Kecamatan Jujuhan yang belum juga merealisasikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa (DD).
• Warga yang Nekat Mudik, Besar Potensi akan Terjadi Gelombang Kedua Penyebaran Covid-19
• Update Perkembangan Covid-19 di Provinsi Jambi Hari Ini Sabtu 23 Mei 2020
• Jadwal Acara TV Minggu 24 Mei 2020, Spesial Hari Raya Idul Fitri 1441H/2020
“Kami kesal sudah dua bulan ini bantuan langsung tunai (BLT) belum juga cair, sementara dusun lainnya sudah semua, sementara hari rayo bentar lagi," ucap warga yang enggan disebutkan namanya.
Beberapa tulisan yang ditempelkan di seputaran dinding kantor itu berupa permintaan agar ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) mundur.
"Tolong cairkan BLT, tolong usut dana desa yang dicairkan tahap awal," bunyi tuntutan.
Berdasarkan informasi pihak Kecamatan Jujuhan, Polsek, dan anggota Koramil mencoba memediasi tuntutan warga tersebut di sebuah sekolah di dekat kantor desa.
Namun hasil dalam pertemuan yang menindak lanjuti keluhan warga tentang dana BLT dan tentang pembagian sembako dari pihak swasta dan Pemda Bungo tidak membuahkan hasil.
Hal itu tentu membuat suasana pertemuan menjadi ricuh dan para ibu ibu membalikan meja dan kursi di dalam ruangan.
Syafrizal, Camat Jujuhan berupaya merendam kericuan akhirnya para aksi keluar ruangan dan melanjutkan tuntutan.
"Kami minta penyaluran BLT dan bantuan lainnya harus dicek apa benar-benar yang layak menerimanya, ini orang kaya ada juga menerima bantuan," ujar warga.
• Selalu Diucapkan saat Lebaran, Ini Arti “Minal Aidin Wal Faizin” Bukan “Mohon Maaf Lahir dan Batin”
• Kumpulan Resep Hidangan Hari Lebaran 2020, Ada Opor Ayam Kampung Hingga Ketupat Sayur
Menindaklanjuti tuntutan warga, Camat Jujuhan telah memerintahkan perangkat dusun dan BPD untuk membuka segel kantor rio. Selain itu juga bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas langsung mengecek ke rumah-rumah warga yang tidak dapat bantuan BLT juga bantuan lainnya. (Tribunjambi.com/ Darwin Sijabat)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/23052020_kantor-desa-disegel.jpg)