Mi Instan Topang Peningkatan Kinerja, Indofood Bukukan Rp12 T di Kuartal Pertama 2020

PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) membukukan peningkatkan kinerja dalam periode tiga bulan di tahun ini.

Kompas.com/Adhika Pertiwi
Seporsi mi goreng yang disajikan mirip dengan gambar di bungkusnya bisa Anda nikmai di Warung Telap12, Pandeyan, Yogyakarta. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) membukukan peningkatkan kinerja dalam periode tiga bulan di tahun ini.

Anak usaha PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) membukukan peningkatan pendapatan 7% menjadi Rp12,01 triliun di kuartal pertama di 2020.

Kenaikan pendapatan ICBP ditopang dari penjualan dalam negeri sebesar Rp 10,83 triliun dan sisanya ekspor Rp1,18 triliun. Hingga kuartal pertama 2020, penjualan ekspor ICBP ke beberapa negara seperti Arab Saudi, Nigeria, Australia, Mesir, Malaysia, Sudan, Papua Nugini, Turki, Suriah, Irak, Timor Timur, Kamboja, Amerika Serikat, Yordania, Hong Kong dan lain-lain. Penjualan ekspor ICBP terbanyak ke Arab Saudi yakni berkontribusi sebesar Rp316 miliar pada kuartal 1-2020 atau naik 12% secara tahunan.

Dari jenis produk, penjualan ICBP ditopang dari penjualan mi instan Rp7,94 triliun atau berkontribusi 66,11% dari total penjualan di kuartal pertama tahun ini. Penjualan mi instan ICBP meningkat 6,58% secara tahunan dari Rp7,45 triliun di kuartal 1 tahun 2019.

Peningkatan penjualan juga dialami pada segmen makanan ringan, penyedap makanan, nutrisi dan makanan khusus. Penjualan segmen makanan ringan ICBP sebesar Rp743,16 miliar atau naik 7,79% secara tahunan.

Penyedap makanan membukukan pendapatan Rp854,76 miliar atau naik 27,01% secara tahunan. Sementara kenaikan segmen nutrisi dan makanan khusus sebesar 14,91% menjadi Rp256,22 miliar.

Penjualan segmen dairy juga meningkat sebesar 9,27% menjadi Rp2,24 triliun. Sedangkan penjualan produk minuman menurun 9,22% menjadi Rp412,09 miliar.

Akibatnya, laba usaha ICBP juga meningkat 43% menjadi Rp 2,8 triliun dan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk meningkat 48% menjadi Rp1,98 triliun. Sedangkan core profit naik 15% menjadi Rp1,57 triliun.

"Kami akan terus memonitor dan menyesuaikan diri dengan perubahan yang terjadi, serta senantiasa mengelola bisnis kami secara berhati-hati dan tetap dapat bersaing di pasar," jelas Anthoni Salim Direktur Utama ICBP dalam rilis Jumat (22/5). Apalagi menurut Anthoni, saat ini dihadapkan ketidakpastian ekonomi global.

Berita ini sudah tayang di laman Kontan.co.id dengan judul: Penjualan mi instan Indofood CBP (ICBP) topang peningkatan kinerja

Editor: fifi
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved