staycation

Punya Matahari, Bintang dan Ledakan-Ledakan, Mengapa Ruang Angkasa Tetap Gelap?

Padahal langit sudah dipenuhi oleh bintang yang bersinar, tapi mengapa ruang angkasa tetap gelap, ya?

Ilustrasi teleskop ruang angkasa NASA, TESS, siap diluncurkan 16 April 2018. 

TRIBUNJAMBI.COM - Ruang angkasa identik dengan kegelapan yang bertabur bintang. 

Selain Matahari dan Bulan, ternyata bintang yang bersinar saat malam hari juga memancarkan sinar.

Di ruang angkasa terdapat jutaan bintang yang merupakan bola panas dengan cahaya yang terang.

Dari Bumi, kita bisa melihat bintang dengan warna yang putih dan ada yang memancarkan cahaya dengan redup, tapi ada juga yang terang.

Umumnya kita melihat bintang memancarkan cahaya berwarna putih, teman-teman.

Bantuan Covid-19 dari Singapura untuk Kota Jambi Besok Sampai di Pelabuhan RoRo

Namun sebenarnya bintang punya warna yang berbeda-beda, seperti merah, agak biru, kuning-putih, ada juga yang berwarna oranye.

Nah, meski di langit ada jutaan bintang yang memancarkan cahaya dengan berbagai warna, kalau kita melihat gambar ruang angkasa, maka ruang angkasa akan selalu terlihat gelap.

Wah, padahal langit sudah dipenuhi oleh bintang yang bersinar, tapi mengapa ruang angkasa tetap gelap, ya?

Penyebab Langit Terlihat Berwarna Biru atau Hitam

Saat siang hari, kita akan melihat langit berwarna biru.

Halaman
123
Editor: Jaka Hendra Baittri
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved