Virus Corona
Suvei Denny JA, 5 Daerah di Indonesia Ini Dianggap Berhasil Tekan Penyebaran Cirus Corona
Beberapa daerah di Indonesia ini berhasil menurunkan angka penyebaran virus corona (Covid-19).
TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Beberapa daerah di Indonesia ini berhasil menurunkan angka penyebaran virus corona (Covid-19).
Pernyataan tersebut disampaikan Peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, Ikrama Masloma. Menurutnya, sebanyak 5 wilayah di Indonesia berhasil menurunkan angka penyebaran virus corona (Covid-19).
Empat daerah diantaranya telah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dengan baik.
Sehingga, terjadi penurunan atau terjadi pelandaian kasus positif virus corona (Covid-19). Wilayah tersebut yakni DKI Jakarta, Kota Bogor, Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Bogor.
• Cara Orang Kaya Menghabiskan Waktu Lockdown Ada yang Pergi dengan Kapal Pesiar & Pesawat Jet Pribadi
• Erick Thohir Keluarkan Surat Edaran, Pegawai BUMN di Bawah 45 Tahun Wajib Masuk Kantor Mulai 25 Mei
Provinsi Bali yang tidak menerapkan PSBB disebut oleh survei ini menunjukan tren penurunan angka Covid-19.
Hal itu disampaikan Ikrama Masloma saat konferensi pers analisis temuan Suvei Nasional LSI Denny JA bertema 'Indonesia Bekerja Kembali? Lima Kisi-kisi' melalui siaran darling, Sabtu (16/5/2020).
"Kita tahu bahwa tren kasus covid belum menurun tapi cenderung statis dan melandai namun kalau kita breakdown ke fokus yang lebih kecil provinsi rupanya ada beberapa daerah yang kalau kita lihat grafik kecenderungannya sudah cukup menurun," kata Ikrama Masloma.
• Emosi Direkam Tetangganya, Pasien Covid-19 Ini Ngamuk Lalu Kejar dan Peluk Orang yang Merekamnya
• Update Covid-19 Sabtu 16 Mei 2020, ODP Corona Tambah 6.530, PDP 709 Orang
"Disini ada 4 daerah, yaitu DKI Jakarta, Kota Bogor, Kab Bandung, Kab Bogor. Dan disini kita juga masukan Provinsi Bali, meski Provinsi Bali tidak menerapkan PSBB namun secara tren kasus covid provinsi Bali cenderung menurun," tambahnya.
Ikrama pun menjelaskan, LSI Denny JA mempunyai kisi-kisi terhadap wilayah-wilayah tersebut.
Terutama DKI Jakarta, Ia mengatakan bahwa 30 persen perputaran ekonomi di Indonesia ada di Ibu Kota tersebut.
Sehingga mungkin ekonomi di daerah-daerah sentra ini akan mempercepat pemulihan ekonomi.
"kita sebelumnya di empat daerah tadi yang saya katakan baik. Kemudian 4 daerah tersebut ditambah dengan Provinsi Bali. Jadi ini dimulai dengan daerah yang grafiknya kasus menurun," jelasnya.
Sumber : Tribunnews.com