Advertorial

Unilever, Body Shop dan Estee Lauder dukung Petani Swadaya di Propinsi Jambi

Propvinsi Jambi adalah salah satu propinsi yang terdepan dalam mempromosikan dan mengimplementasikan standar minyak sawit berkelanjutan

Unilever, Body Shop dan Estee Lauder dukung Petani Swadaya di Propinsi Jambi
IST
KUD Mekarti Kabupaten Muarojambi

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Propvinsi Jambi adalah salah satu propinsi yang terdepan dalam mempromosikan dan mengimplementasikan standar minyak kelapa sawit berkelanjutan melalui skema sertifikasi RSPO di Indonesia.

Sejak tahun 2014 hingga saat ini, telah ada 6 Asosiasi petani dan koperasi yang berhasil mendapatkan sertifikat RSPO, yaitu Gapoktan Tanjung Sehati di Kabupaten Merangin yang bersertifikat tahun 2014, FPS-MRM dan APBML di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, ACPH di Kabupaten Batanghari dan KUD Makarti dan KUD Marga Jaya di Kabupaten Muaro Jambi.

Dari enam Kelompok tersebut, terdapat sekitar 1.763 Petani swadaya dengan luas lahan 2.892 Ha, dengan volume produksi TBS 46.211 ton/tahun.

Artinya sekitar 46.211 ton TBS di Jambi yang dihasilkan oleh petani swadaya adalah telah bersertifikat RSPO.

Pelaksanaan audit sertifikasi RSPO terhadap Asosiasi Cahaya Putra Harapan (ACPH) Kabupaten Batanghari oleh TUV Rainland
Pelaksanaan audit sertifikasi RSPO terhadap Asosiasi Cahaya Putra Harapan (ACPH) Kabupaten Batanghari oleh TUV Rainland (IST)

Memang jumlah tersebut masih sangat rendah, dimana rata-rata hasil TBS hanyalah sekitar 16 ton/ha/tahun, padahal jika dibandingkan dengan petani plasma, kebun plasma dapat menghasilkan sekitar 24 ton/ha/tahun.

Kualitas bibit dan pola management kebun petani swadaya salah satu factor yang mempengaruhi produktifitas kebun petani swadaya, dimana mayoritas petani swadaya menggunakan bibit Dura dan pola pengelolaan kebun juga masih jauh dari praktek terbaik, terutama dalam hal pemupukan dan panen.

Sertifikasi diharapkan mampu “memaksa” petani swadaya untuk mulai memperhatikan pentingnya bibit terbaik dan pentingnya pengelolaan kebun sesuai dengan kaidah dan praktek yang berkelanjutan.

Untuk itu, agar petani dapat mulai memperhatikan praktek terbaik dalam pengelolaan kebun, praktek terbaik dalam pengelolaan kelembagaan dan praktek terbaik dalam pengelolaan lingkungan, RSPO menyediakan platform incentive lansung dari pembeli kepada petani swadaya.

Proses audit Serifikasi RSPO terhadap Asosiasi Petani Berkah Mandah Lestari (APBML) Tanjabbar oleh TUV Reinland
Proses audit Serifikasi RSPO terhadap Asosiasi Petani Berkah Mandah Lestari (APBML) Tanjabbar oleh TUV Reinland (IST)

Dimana pembeli membeli credit sertifikat RSPO petani swadaya yang dihitung dalam nilai volume TBS yang
equivalen dengan CPO dan PKO.

Propinsi Jambi hendaknya berbangga karena petani swadayanya memiliki ragam pembeli credit, tak hanya Unilever yang membeli credit petani di Jambi, tapi juga ada perusahaan kosmetik terkenal yaitu Body Shop dan Estee Lauder. Selain itu juga ada ACT yang kliennya adalah perusahaan penerbangan international. Jumlah transaksi penjualan credit tahun 2020 mencapai US$ 208.100 atau sekitar 3 Milyar Rupiah.

Dana credit tersebut didapat dengan tidak mudah, petani swadaya harus membuktikan bahwa mereka memiliki mekanisme internal yang dapat memastikan bahwa dana tersebut digunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan anggota dan kepentingan pemulihan lingkungan.

Dan mereka juga harus memiliki laporan tahun terkait dengan penggunaan dana tersebut.

Dalam beberapa kasus, dana incentive ini digunakan oleh Kelompok untuk penguatan kelembagaan, pelatihan
anggota, pengadaan pupuk murah untuk anggota, perlindungan sungai dan perlindungan Nilai Konservasi Tinggi yang ada disekitar desa mereka.

Tahun 2020 ini semua Kelompok menyiapkan dana khusus yang diambil dari dana kredit untuk membantu anggota dalam menghadapi Covid-19.

Keberhasilan 6 kelompok ini harusnya jadi contoh bagi petani-petani lainnya, karena di propinsi Jambi, ada sekitar 200.000 petani swadaya yang masih beroperasi dengan praktek konvensional, tidak ada organisasi, dan bahkan mereka tidak memiliki pengetahuan mengenai budidaya kelapa sawit, bahkan ada petani-petani swadaya yang beroperasi di wilayah-wilayah yang tidak diperuntukkan untuk kelapa sawit.(*)

Editor: budi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved