Penjual Roti Sekap Istri Siri
Tukang Roti di Bogor Keji, Penyebab Wanita Tewas Terlilit Sarung di Rumah Kontrakan, Istri Siri
Penemuan mayat wanita tersebut berdasarkan informasi dari istri siri AA (37) yang disekap selama setahun di rumahnya.
TRIBUNJAMBI.COM, BOGOR - Setelah dilakukan pembongkaran makam di belakang rumah kontrakan tukang roti di Bogor, polisi akhirnya menemukan jasad seorang wanita terlilit sarung.
Melalu otopsi, kekejian pelaku hingga menyebabkan jenazah yang diduga wanita berusia 25 tahun itu terkuak.
Penemuan mayat wanita tersebut berdasarkan informasi dari istri siri AA (37) yang disekap selama setahun di rumahnya.
Mayat tersebut ditemukan terkubur di dalam rumah yang berlokasi di wilayah Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor.

Dikutip TribunMataram.com dari TribunBogor, Kasubag Humas Polres Bogor AKP Ita Puspita Lena menjelaskan berdasarkan hasil visum tim forensik RS Polri, jasad perempuan yang diperkirakan berusia 25 tahun ini telah mengalami pembusukan lanjut sehingga hanya menyisakan tulang belulang.
• Warga DKI Jakarta Menangis di ILC, Ngaku Tak Dapat Bansos Corona karena KTP: Gadaikan BPKB Dulu
• Update Harga Terbaru HP Samsung di Bulan Mei 2020: Mulai dari Rp 1 Jutaan RAM 4/64 hingga Rp 30 Juta
• RESMI! Iuran Peserta Mandiri BPJS Kesehatan Resmi Diubah Presiden Jokowi, Cek Disini Jumlahnya
Polisi pun segera melakukan otopsi untuk mencari penyebab kematian.
Identitas mayat perempuan ini pun juga terus diselidiki.
Lantas apa penyebab dirinya tewas di tangan sang penjual roti?
1. Pendarahan di Kepala
Warga melihat lubang bekas galian kuburan mayat misterius di Parungpanjang, Kabupaten Bogor, Jumat (8/5/2020). (TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy)
Dari hasil outopsi, ditemukan pendarahan di bagian kepala jasad wanita tersebut.
Menurut polisi, pendarahan itu diduga bekas benturan benda tumpul.
"Jenazah telah membusuk, tersisa tulang belulang dan jaringan lunak yang sudah mencair.
Sedangkan hasil outopsi ditemukan resapan darah pada tulang pelipis kiri dan pendarahan pada otak bagian kiri," kata AKP Ita Puspita Lena.
2. Diduga Kepala Korban Diinjak Pelaku
Ilustrasi Penganiayaan