Pemprov Jambi Masih Menunggu SK Penerima Bantuan Jaringan Pengamanan Sosial dari Kabupaten/Kota

"Kita sudah menyurati kabupaten/kota untuk menyerahkan nama-nama penerima ini berdasarkan SK bupati atau walikota. Kita mau menyalurkan tentu dasarnya

Tribunjambi.com/Zulkifli
Penerima Manfaat PKH di Provinsi Jambi Menurun, Ternyata Cara Ini yang Bikin Ampuh 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Hingga kini Bantuan Jaringan Pengamanan Sosial dari APBD Provinsi Jambi belum tersalurkan. Penyaluran masih terkendala SK data penerima yang belum diserahkan kabupaten/kota ke Provinsi Jambi.

Kepala Dinas Sosial, Kependudukan Catatan Sipil Provinsi Jambi Arief Munandar mengatakan, hingga kini pihaknya masih menunggu SK pemerintah kabupaten/kota.

"Kita sudah menyurati kabupaten/kota untuk menyerahkan nama-nama penerima ini berdasarkan SK bupati atau walikota. Kita mau menyalurkan tentu dasarnya SK itu," kata Arief, Selasa (12/5/2020).

Pembangunan SMA Titian Teras Muaro Bungo Tetap Dilanjut Tahun Ini

Hujan Lebat Terjadi di Sejumlah Kota di Indonesia Hingga 14 Mei 2020, Termasuk Jambi dan Sumbar

PDP Merangin Kembali Bertambah Hari Ini, Jumlahnya Jadi 27 Orang

Dijelaskan Arief, yang punya masyarakat itu Kabupaten Kota, jadi mereka yang menentukan siapa-siapa yang berhak menerima.

"Kita menunggu itu sampai sekarang. Kita sama-sama berupaya lah kalau itu sudah langsung barangnya kita siapkan," pungkasnya.

Pemprov Jambi sendiri telah menetapkan jumlah penerima Bansos dari Pemprov sebanya 30 ribu KK se-Provinsi Jambi. Begitupum kuota masing-masing Kabupaten Kota juga telah ditetapkan.

Nilai bantuan itu sendiri sebesar Rp 600 ribu per KK perbulan selama 3 bulan, yakni Mei, Juni dan Juli.

Bantuan itu akan diberikan dalam bentuk sembako senilai Rp 350 ribu dan BLT senilai Rp 250 ribu yang dikirim melalui kantor POS. (Zulkifli)

Penulis: Zulkifli
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved