Mantan Pelatih Timnas Indonesia Ungkap Kualitas Pemain Garuda, Luis Milla Jadi Sorotan Media Vietnam
Mantan pelatih Timnas Indonesia, Luis Milla menjadi sorotan media Vietnam usai berbicara soal kualitas pemain timnas Indonesia.
TRIBUNJAMBI.COM - Mantan pelatih Timnas Indonesia, Luis Milla menjadi sorotan media Vietnam usai berbicara soal kualitas pemain timnas Indonesia.
Luis Milla tercatat menghabiskan waktu untuk menangani timnas Indonesia selama kurang lebih 1,5 tahun.
Sebelumnya, Luis Milla ditunjuk oleh PSSI untuk melatih timnas Indonesia pada Januari 2017.
Saat itu Luis Milla terikat kontrak dengan PSSI untuk menangani timnas Indonesia senior dan timnas U-23 selama dua musim.
Selama masa baktinya, Luis Milla membawa timnas U-23 Indonesia meraih medali perunggu SEA Games 2017.
• Evan Dimas Nikahi Gadis Cantik, Luis Milla Beri Komentar Ini di Instagram Sang Punggawa Timnas
• PSSI Alami Krisis Keuangan, Gaji Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong Telat Dibayar
Ia juga sempat mengantarkan timnas U-23 Indonesia lolos ke babak 16 besar Asian Games 2018.
Sayangnya, timnas U-23 Indonesia pada saat itu akhirnya kalah dari Uni Emirat Arab lewat adu penalti.
Kekalahan timnas U-23 Indonesia mempengaruhi nasib kelanjutan karier Luis Milla di Tanah Air.
Ia dinilai gagal memenuhi target dari PSSI yang menginginkan timnas U-23 Indonesia lolos semifinal Asian Games 2018.
• Update Covid-19 Indonesia Senin (11/5) - 14.265 Konfirmasi 2.881 Sembuh 991 Meninggal Jambi Jadi 65
• Sejumlah Negara Mulai Hadapi Gelombang Kedua Wabah Virus Corona?
Sehingga, PSSI memutuskan tidak memperpanjang kontrak Luis Milla di timnas Indonesia.
Alhasil, eks pemain Real Madrid itu pun tak lagi menangani timnas Indonesia di ajang Piala AFF 2018.
Setelah kurang lebih dua tahun berpisah dengan timnas Indonesia, Luis Milla menjadi sorotan media Vietnam, Zing.
Pelatih asal Spanyol itu menjadi pemberitaan dalam artikel Zing setelah berbicara soal kualitas pemain timnas Indonesia.
Dalam artikel tersebut, Luis Milla mengapresiasi para pemain skuad Garuda.
Namun, dia juga mengkritik pengetahuan elementer sepak bola di Tanah Air.

"Kesan pertama yang bisa saya lihat adalah bahwa ada banyak peluang yang bisa kita bangun dengan para pemain tentang cara mengoperasikan taktik, membangun tim," kata Luis Milla, dikutip BolaStylo.com dari Zing.
"Secara umum, pemain Indonesia memiliki kualitas yang baik. Mereka relatif sempurna dalam hal keterampilan bermain, latar belakang teknis."
"Dapat dikatakan bahwa kemampuan pemain Indonesia tidak jauh berbeda dengan Eropa," ujarnya.
Milla menambahkan, bahwa Indonesia belum mampu mencapai level tertinggi karena pemahaman teori bermain sepak bola yang masih rendah.
"Saya merasa seperti para pemain di sini tertinggal dalam teori dan pengetahuan tentang sepak bola," ucap eks pemain Real Madrid dan Barcelona itu.
"Mereka belum terlatih dengan baik dari tingkat muda. Saya harus mengajar pemain berusia 20 dan 21 tahun tentang dasarnya."
"Mereka adalah usia yang reseptif dan memiliki potensi besar untuk pengembangan," tuturnya.