Breaking News:

Kapolsek Pelepat Ditusuk

Inilah Lokasi Google Maps Kapolsek Pelepat Ditusuk Bokongnya dan 7 Personel Disandera 600 Orang

Dalam perjalanan, saat melewati Desa Belukar Panjang, tim dihalangi sekira 600 orang, yang merupakan masyarakat Desa Belukar Panjang.

Penulis: Aryo Tondang
Editor: Edmundus Duanto AS
ist
Ratusan orang mengadang polisi. Peristiwa itu terjadi saat polisi melakukan upaya penertiban penambangan emas tanpa izin (PETI) di wilayah hukum Polres Bungo. (ist) 

Sekira 600 orang warga Desa Belukar Panjang mengadang rombongan polisi . Dalam peristiwa itu Kapolsek Pelepat ditusuk bokongnya, namun bisa lolos mengamankan diri. Namun tujuh orang petugas disandera warga.

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Penyanderaan itu terkait penambangan emas tanpa izin ( PETI di Bungo ), tepatnya di Desa Batu Kerbau, Kecamatan Pelepat, Kabupaten Bungo, pada Minggu (10/5/2020) pukul 09.00 WIB.

Peristiwa itu berawal dari adanya postingan di status media sosial Facebook.

Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Kuswahyudi Tresnadi, mengatakan postingan tersebut dimuat atas nama Abunyani Yani, disebuah grup yang bernama "Bungo Bebas Bicara".

Tulisan tersebut diposting pada 7 Mei 2020, tentang adanya aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) di Desa Batu Kerbau, Kecamatan Pelepat, Kabupaten Bungo, Jambi.

 Istri Didi Kempot, Yan Vellia Ungkap Nama Lahir Sebenarnya Mendiang Suami Bukan Dionisius Prasetyo

 Pantat Kapolsek Pelepat Ditusuk, Kanit Polsek Disandera Massa, Begini Kondisinya

 Siapa Sebenarnya Bambang Nuryatno Rachmadi? Di Balik Berdirinya McDonalds di Indonesia

"Jadi berawal dari postingan itu, tim dari Unit Tipidter Polres Bungo mendapat informasi dan langsung melakukan penyelidikan bersama dengan personel Polsek Pelepat jumlah personel 13 orang," kata Kuswahyudi, pada Senin (11/05) siang.

Berdasarkan informasi tersebut, personel langsung melakukan pengecekan di tempat kejadian perkara (TKP) lokasi PETI di Bungo, tepatnya di Desa Batu Kerbau.

Selanjutnya pada Minggu, 10 Mei 2020, pukul 09.00 WIB, tim dari Unit Tipidter Polres dan Polsek Pelepat memasuki area pertambangan.

Di sana, tim menemukan adanya alat berat yang digunakan orang-orang yang melakukan penambangan tanpa izin.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved