Banjir Di Tahtul Yaman Sudah 12 Hari, Warga Memanfaatkan untuk Mencari Ikan
Satu diantara warga Tahtul Yaman saat dikonfirmasi, Zulkarnain mengatakan, banjir di daerah tempat tinggalnya tersebut sudah 12 hari, dan saat ini...
Penulis: Miftahul Jannah | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Sejumlah pemukiman warga di wilayah Kota Jambi dan sekitarnya masih tergenang banjir, Senin, (11/5/2020).
Pantauan Tribunjambi.com, banjir dengan ketinggian air berkisar setinggi orang dewasa, menggenangi wilayah Kampung Rakit, RT 12, Kelurahan Tahtul Yaman, Kecamatan Pelayangan, Seberang Kota Jambi.
Satu diantara warga Tahtul Yaman saat dikonfirmasi, Zulkarnain mengatakan, banjir di daerah tempat tinggalnya tersebut sudah 12 hari, dan saat ini ketinggian airnya lebih tinggi dari sebelumnya.
• Di Merangin, Baru 30 Desa yang Berikan BLT, Dinas PMD Minta Minggu Ini Terakhir Disalurkan
• Pasokan Gula Pasir di Muarojambi Aman, Harganya Mulai Turun, Ini Kata Diskoperindag
• Update Covid-19 Indonesia Senin (11/5) - 14.265 Konfirmasi 2.881 Sembuh 991 Meninggal Jambi Jadi 65
Dirinya juga mengatakan kendala selama banjir ia tidak dapat melakukan aktivitas seperti biasa dan lebih banyak menghabiskan waktu di rumah.
"Banjir jadi tidak bisa kemana-mana, kalau air surut bisa bertani, kalau sekarang mau kerja menggunakan perahu " kata Zulkarnain.
Diketahui juga bahwa selama 12 hari banjir melanda wilayah Tahtul Yaman, belum ada warga yang mengalami sakit berupa sakit kulit.
"Setau saya sejauh ini belum ada yang sakit," ujarnya.
"Hanya saja kita khawatir airnya tinggi anak-anak jatuh, jadi rumah kita tutup terus pintunya," lanjutnya.
Ia juga mengatkan sebagian warga Tahtul Yaman memanfaatkan suasana banjir untuk mencari ikan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.
"Banyak yang memanfaat kan banjir, untuk cari ikan karena tidak bisa ke mana-mana," pungkasnya.(Miftahul Jannah)