Glosarium Katolik
Ikuti Doa Rosario Bersama Mgr. A.M. Sutrisnaatmaka, MSF Secara Live Streaming Malam Ini Pukul 20.00
Ikuti Doa Rosario Bersama Mgr. A.M. Sutrisnaatmaka, MSF Secara Live Streaming Malam Ini Pukul 20.00
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Malam ini kembali tayang secara live streaming Ibadah Doa Rosario bersama di rumah masing-bersama Uskup Mgr. A.M. Sutrisnaatmaka, MSF dimulai pukul 20.00 WIB.
Doa Rosario secara live streaming akan tayang di Channel YouTube HidupTV hari ini.
Umat Katolik di Indonesia bisa terus memperingati Bulan Maria yang biasanya diisi dengan kegiatan doa bersama yang disebut (Doa Rosario) di rumah masing-masing.
Pasalnya Indonesia yang kini dilanda wabah virus corona, membuat kegiatan yang sifatnya mengumpulkan massa atau berkerumun dilarang. Sehingga kegiatan doa bersama pada Doa Rosario pun ditiadakan.
• SESAAT LAGI, Live Streaming di Channel YouTube Hidup TV, Doa Rosario Bersama Mgr. Vincentius Sutikno
• NONTON Live Streaming Doa Rosario Umat Katolik Bersama Mgr. Pius Riana Prapdi, Mulai Pukul 20.00 WIB
• LINK Live Streaming Doa Rosario Umat Katolik Hari ke-8 dari Komsos Paroki St Gregorius Agung Jambi
• Ini Panduan Ibadah Doa Rosario Umat Katolik, Lakukan Bersama Keluarga di Rumah Selama Bulan Maria
• Ini Identitas Dua Pasien Baru Covid-19 Hari Ini, Satu Orang Pedagang di Pasar Kota Sungai Penuh

Akan tetapi, umat Katolik tetap bisa menjalankan Doa Rosario bersama secara live streaming.
DOA ROSARIO "LAUDATO SI"
SELURUH UMAT KATOLIK INDONESIA
PEDULI BUMI DI MASA PANDEMI
SETIAP HARI (MEI) PK.20.00 WIB
Berikut daftar uskup yang akan memimpin Doa Rosario bersama:
1. Jumat, 1 Mei KAJ, +Ignatius Kardinal Suharyo
2. Sabtu, 2 Mei Bandung, Mgr. Antonius Subianto Bunjamin, O.S.C.
3. Minggu, 3 Mei KAS, Mgr. Robertus Rubiyatmoko
4. Senin, 4 Mei Purwokerto, Mgr Christophorus Tri Harsono
5. Selasa, 5 Mei Malang, Mgr Henricus Pidyarto G., O.Carm
6. Rabu, 6 Mei Pangkalpinang, Mgr. Adrianus Sunarko, OFM
7.Kamis, 7 Mei Tanjungkarang, Mgr.Harun Yuwono
8. Jumat, 8 Mei Ketapang, Mgr. Pius Riana Prapdi
9. Sabtu 9 Mei Surabaya, Mgr. Vincentius Sutikno Wisaksono