hacker
Hacker Bobol 91 Juta Akun Data Tokopedia, Begini Cara Mengetahui Jika Akun Anda Dihack
Sebanyak 91 juta data akun pengguna layanan e-commerce Tokopedia bocor di Internet.Penjual akun data pengguna Tokopedia di menggunakan nama Whysodank
TRIBUNJAMBI.COM - Sebanyak 91 juta data akun pengguna layanan e-commerce Tokopedia bocor di Internet.
Penjual akun data pengguna Tokopedia di Raid Forums menggunakan nama Whysodank.
Pengguna Whysodank sendiri tercatat bergabung dengan forum ini sejak April 2020 dan memiliki akun VIP.
• Tega, Ayah Setubuhi Paksa Putri 19 Tahun, Istri Lapor Polisi dan Terkuak Modus yang Digunakan
• Sembunyi di Bawah Terpal, Niat 5 Warga Aceh Mudik ke Lampung Gagal, Ketahuan Petugas di Tanjab Barat
Akun ini pertama kali membagikan postingan pada 23 April 2020.
Melansir info komputer, dalam postingan pertama itu, Whysodank memperkenalkan diri sebagai penjual beberapa data pribadi dalam jumlah besar dan kecil.
"Penawaran ini serius dan saya tak ingin membuang waktu. Saya akan mengirimkan sampel terlebih dulu dan kita akan mengatur pembayaran," tulisnya.
Pada Jumat 1 Mei 2020 pukul 15:19 PM ia membagikan postingan kedua dan menawarkan data Tokopedia yang menurutnya diretas pada Maret 2020.
"Saya memutuskan untuk membagikan sebagian dari timbunan data Tokopedia (yang diretas) pada Maret 2020," tulisnya di forum itu.
Lebih lanjut, ia tengah mencari seseorang yang bisa membuka hash dari password akun para pengguna Tokopedia.
Sebab, menurutnya hash itu mengandung algoritma yang tak diketahui.
"Saya akan membagikan 15 juta (data) dari banyak lagi," tulisnya.
Postingan ini langsung mendapat reaksi dari para pengguna forum tersebut.
Banyak pengguna yang menawarkan untuk membuka hash tersebut dan mencoba memecahkannya.
Pada Sabtu (2/5/2020) pukul 20:40 Whysodank lantas mengaku kalau ia memiliki seluruh data 91 juta pengguna Tokopedia.
Ia lantas menjualnya di dark web Empire Market.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/01032018_hacker_20180301_184914.jpg)