Inflasi Deflasi
Kali Kedua Jambi Deflasi, Cabai Merah dan Daging Ayam Ras Andil Terbesar
Pada bulan April 2020 ini, Kota Jambi kembali mengalami deflasi sebesar 0,66 persen dan Kota Muara Bungo deflasi sebesar 0,29 persen.
Penulis: Fitri Amalia | Editor: Fifi Suryani
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pada bulan April 2020 ini, Kota Jambi kembali mengalami deflasi sebesar 0,66 persen dan Kota Muara Bungo deflasi sebesar 0,29 persen.
Ini kedua kalinya Kota Jambi dan Kota Muaro Jambi mengalami deflasi.
Pada bulan Maret 2020 lalu Kota Jambi mengalami deflasi sebesar 0,65 persen dan Muara Bungo deflasi sebesar 0,56.
Wahyudin, Kepala Badan Pusat Statistik BPS Provinsi Jambi, Senin (4/5) melalui virtual meeting menyampaikan, laju inflasi tahun kalender Kota Jambi dan Muara Bungo sama, yakni sebesar 0,24 persen.
Sedangkan inflasi year on year Kota Jambi sebesar 1,41 persen dan Kota Muara Bungo sebesar 1,51 persen.
Deflasi di Kota Jambi terjadi karena adanya penurunan indeks harga pada empat kelompok pengeluaran yaitu kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 2,03 persen; kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,02 persen; kelompok transportasi sebesar 1,26 persen; serta kelompok rekreasi, olahraga dan budaya sebesar 0,21 persen.
Deflasi di Kota Muara Bungo juga terjadi karena adanya penurunan indeks harga pada empat kelompok pengeluaran yaitu kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 0,69 persen; kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,08 persen; kelompok transportasi sebesar 0,65 persen; serta kelompok informasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 1,15 persen.
"Selama tiga tahun terakhir dari tahun 2018 sampai 2020 bulan April baru kali ini terjadi deflasi, sementara tahun tahun sebelumnya (2018 dan 2019) bulan April mengalami inflasi," kata Wahyudin.
Selanjutnya dia menerangkan, dalam pembentukan deflasi Kota Jambi sebesar 0,66 persen, andil terbesar adalah dari kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar minus 0,5956 persen; kemudian dari kelompok transportasi sebesar minus 0,1513 persen.
Komoditas utama yang memberikan andil terhadap terjadinya deflasi Kota Jambi Bulan April 2020 antara lain: cabai merah, daging ayam ras, angkutan udara, cabai rawit, beras, bawang putih, dan susu bubuk.
"Sementara itu komoditas utama yang memberikan andil terhadap terjadinya deflasi Kota Muara Bungo adalah cabai merah, daging ayam ras, biaya pulsa ponsel, angkutan udara, bawang putih, telur ayam ras, cabai rawit, dan batu bata/batu tela, pasir dan ikan kembung," jabarnya.
Makanan, Minuman dan Tembakau pada April 2020 mengalami deflasi sebesar 2,03 persen atau terjadi penurunan indeks dari 101,95 pada Maret 2020 menjadi 99,88 pada April 2020. Kelompok ini pada April 2020 memberikan andil/sumbangan deflasi sebesar 0,5956 persen.
Dari tiga subkelompok pada kelompok pengeluaran ini, hanya subkelompok makanan yang mengalami perubahan indeks, yaitu mengalami deflasi sebesar 2,53 persen.
Kelompok transportasi mengalami deflasi sebesar 1,26 persen atau terjadi penurunan indeks dari 103,13 pada Maret 2020 menjadi 101,83 pada April 2020. Dari empat subkelompok, hanya subkelompok jasa angkutan penumpang yang mengalami perubahan indeks, yaitu mengalami deflasi sebesar 7,25 persen.
"Kelompok ini pada April 2020 memberikan andil/sumbangan deflasi sebesar 0,1513 persen, komoditas yang dominan memberikan andil/sumbangan deflasi, yaitu angkutan udara sebesar 0,1572 persen," jelas Wahyudin.