Berita Kerinci

Warga Tiga Desa di Kecamatan Air Hangat Timur Kerinci Terendam Banjir Saat Hujan Lebat Turun

Pasalnya, setiap hujan lebat air dari perbukitan meluap dan mengakibat beberapa rumah warga di tiga desa ini selalu terendam banjir.

Tribunjambi/Wahyu Herliyanto
Ilustrasi banjir 

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Warga di tiga desa di Kecamatan Air Hangat Timur, Kabupaten Kerinci yakni Desa Pondok Sungai Abu, Air Panas Sungai Abu dan Baru Sungai Abu, masih cemas dan khawatir setiap hujan lebat turun.

Pasalnya, setiap hujan lebat air dari perbukitan meluap dan mengakibat beberapa rumah warga di tiga desa ini selalu terendam banjir.

Bahkan, ketinggian mencapai 1 meter. Untuk itu warga berharap pemerintah melalukan pengerukan sungai dan drainase yang sudah dangkal.

14 Ranperda Pemprov Jambi Segera Dibahas Tahun Ini, Lima Diantaranya Diusulkan DPRD

Jumlah Single Investor Identification Meningkat

Tak Hanya Gula Pasir, Pembelian Beras dan Minyak Goreng di Swalayan di Kota Jambi juga Dibatasi

Anton salah seorang warga setempat mengatakan bahwa warga masih takut dan cemas setiap hujan lebat melanda tiga desa tersebut, karena selalu terendam banjir.

"Sudah sering banjir, tapi yang parahnya 2 kali hampir seluruh rumah terendam banjir, saat ini warga masih cemas kalau hujan turun," ujarnya Minggu (3/5/2020).

Dia menyebutkan, banjir tersebut disebabkan karena sungai dan drainase sudah mengalami kedangkalan sehingga air meluap ke rumah warga.

Saat ini masyarakat tiga desa ini sangat membutuhkan perhatian pemerintah untuk melalukan pengerukan sungai dan drainase yang sudah dangkal.

"Kami sangat berharap pemerintah untuk dapat mencari solusi penanganan banjir yang selalu terjadi di desa kami, karena warga sangat takut hujan malam hari," katanya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas PUPR Kerinci, Maya mengaku pihaknya sudah pernah turun. Dia mengatakan, bahwa pengerukan sungai yakni kewenangan dari BWSS.

Namun, dirinya siap menurunkan alat berat jika dibutuhkan untuk melakukan pengerukan Sungai dan drainase.

"Kalau kita mau diturunkan alat berat, sudah disampaikan ke kades untuk menyurati dinas PUPR," jelasnya.

Dia menambahkan, rencana besok (Senin;red) pihaknya akan turun kembali untuk cek kondisi di lapangan.

"Besok rencana bidang tanggap darurat dan PSDA turun kembali ke lokasi," pungkasnya. (Heru)

Penulis: heru
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved